Dikabarkan Tunda Bayar Bunga Obligasi Hingga Perdagangan Saham Disetop, Ini Kata Bos WSBP

Kamis, 30 Juli 2020 - 11:27 WIB
loading...
Dikabarkan Tunda Bayar...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yakni, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dikabarkan menunda pembayaran bunga ke-3 Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap II Tahun 2019. Kabar ini diumumkan langsung oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Direktur KSEI Syahruddin mengatakan, sehubungan dengan belum efektifnya dana bunga ke-3 Obligasi Berkelanjutan Waskita Beton Precast Tahap II Tahun 2019 di rekening KSEI sesuai waktu yang telah ditentukan, KSEI menyampaikan bahwa pembayaran bunga kepada pemegang obligasi melalui pemegang rekening yang seharusnya dilaksanakan pada 30 Juli 2020 ditunda.

"Apabila terdapat informasi lebih lanjut berkenaan dengan pembayaran tersebut, akan kami sampaikan dalam kesempatan pertama," ujarnya, dikutip iNews.id pada, Kamis (30/7/2020). (Baca juga: Obligasi Pemerintah Akan Dijual Langsung ke BI, Ada Apa? )

Data KSEI menunjukkan Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap II Tahun 2019 memiliki jumlah pokok Rp1,5 triliun. Surat utang itu memiliki kupon etap 9,75% dengan frekuensi pembayaran kupon setiap 3 bulan.

Pencatatan Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap II Tahun 2019 dilakukan pada 31 Oktober 2019. Surat utang itu akan jatuh tempo pada 30 Oktober 2022.

Sontak, penundaan pembayaran bunga ke-3 obligasi ini membuat PT Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan saham WSBP sejak sesi pertama, Kamis (30/7/2020).

“BEI memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek saham dan obligasi Waskita Beton Precast di seluruh pasar terhitung sejak sesi I perdagangan efek 30 Juli 2020 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut,” tulis Manajemen BEI.

Sementara itu, Direktur Keuangan Waskita Beton Precast, Anton YT Nugroho, saat dihubungi iNews.id mengatakan bahwa penundaan pembayaran bunga obligasi tersebut tidak benar. Kata dia, yang terjadi sebenarnya adalah adanya kendala teknis saat pengiriman dana bunga obligasi ke-3 kepada Indonesia KSEI.

"Ini sekaligus meluruskan pemberitaan di beberapa media terkait penundaan pembayaran bunga obligasi, yang sebenarnya terjadi hanyalah karena adanya kendala teknis saat pengiriman dana bunga obligasi kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)," ujar Anton. (Baca juga: Viral Harga Susu Indomilk Rasa Pisang Melangit Hingga Rp10 Juta, Cek Faktanya! )

Dia menyebut WSBP telah melakukan pengiriman dana pada Rabu (29/7) kemari dan akan efektif di rekening KSEI pada hari ini. Di mana sesuai dengan tanggal jatuh tempo pembayaran bunga obligasi WSBP.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Rekomendasi
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Infografis
16 Bank Bangkrut hingga...
16 Bank Bangkrut hingga November 2024, Ini Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved