Dapat Suntikan Rp12,5 Triliun, Hutama Karya Terus Garap Tol Trans Sumatra
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 20:33 WIB
loading...
Pembangunan Tol Trans Sumatra akan terus dilanjutkan. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ) akan mengalokasikan dana investasi melalui tambahan penyertaan modal negara ( PMN ) kepada PT Hutama Karya (Persero) atau HK Rp12,5 triliun. Dana segar tersebut masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024.
Baca juga: Waskita Karya Jadi Anak Usaha HK Tahun Depan, 3 Proyek Tol Dijamin Kelar
PMN Hutama Karya akan difokuskan untuk penyelesaian pembangunan sejumlah ruas tol. Dalam Nota Keuangan 2024 dijelaskan bahwa HK perlu melanjutkan penugasan pemerintah terkait jalan bebas hambatan dari Bakauheni sampai dengan Banda Aceh atau 24 ruas Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) sepanjang 2.812 kilometer (km).
"Mengingat JTTS layak secara ekonomi namun tidak layak secara finansial, maka proyek ini perlu mendapat dukungan pemerintah. Salah satunya melalui pemberian pembiayaan investasi kepada BUMN," demikian bunyi Nota Keuangan 2024, dikutip Jumat (18/8/2023).
Penugasan pembangunan JTTS sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional IV 2020–2024. BUMN karya itu harus memperkuat infrastruktur agar mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.
Tak hanya itu, penguatan infrastruktur juga ditujukan untuk mendukung aktivitas perekonomian dan mendorong pemerataan pembangunan nasional.
"Pemerintah telah memberikan PMN kepada HK selama 2020-2023 untuk meningkatkan konektivitas nasional yang salah satunya melalui pembangunan jalan tol," bunyi poin lainnya.
Baca juga: Waskita Karya Jadi Anak Usaha HK Tahun Depan, 3 Proyek Tol Dijamin Kelar
PMN Hutama Karya akan difokuskan untuk penyelesaian pembangunan sejumlah ruas tol. Dalam Nota Keuangan 2024 dijelaskan bahwa HK perlu melanjutkan penugasan pemerintah terkait jalan bebas hambatan dari Bakauheni sampai dengan Banda Aceh atau 24 ruas Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) sepanjang 2.812 kilometer (km).
"Mengingat JTTS layak secara ekonomi namun tidak layak secara finansial, maka proyek ini perlu mendapat dukungan pemerintah. Salah satunya melalui pemberian pembiayaan investasi kepada BUMN," demikian bunyi Nota Keuangan 2024, dikutip Jumat (18/8/2023).
Penugasan pembangunan JTTS sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional IV 2020–2024. BUMN karya itu harus memperkuat infrastruktur agar mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.
Tak hanya itu, penguatan infrastruktur juga ditujukan untuk mendukung aktivitas perekonomian dan mendorong pemerataan pembangunan nasional.
"Pemerintah telah memberikan PMN kepada HK selama 2020-2023 untuk meningkatkan konektivitas nasional yang salah satunya melalui pembangunan jalan tol," bunyi poin lainnya.
Lihat Juga :