Target Lifting Migas 2024 Turun, SKK Migas Sebut Lebih Realistis

Rabu, 23 Agustus 2023 - 18:12 WIB
loading...
Target Lifting Migas...
Wakil Kepala SKK Migas, Nanang Abdul Manaf mengungkapkan, target itu ditetapkan agar tetap realistis untuk bisa tercapai. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah mematok produksi minyak siap jual (lifting minyak) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024 mencapai 625 ribu barel per hari. Sementara untuk lifting gas diperkirakan mencapai 1,03 juta barel setara minyak per hari.

Baca Juga: Gas Alam Pegang Peran Penting dalam Transisi Energi

Angka tersebut mengalami penurunan bila dibandingkan dari target APBN 2023, di mana lifting minyak mencapai 660 ribu bph dan lifting gas mencapai 1,05 juta barel setara minyak per hari.

Wakil Kepala SKK Migas , Nanang Abdul Manaf mengungkapkan, target lifting migas (minyak dan gas) ditetapkan agar tetap realistis untuk bisa tercapai. Sebab menurutnya selama ini target lifting dalam APBN dengan realisasi di akhir tahun selalu memiliki gap yang besar. Sehingga pada akhirnya target lifting minyak dalam beberapa tahun ini memang tidak pernah tercapai.

"Dari cara berpikir begitu, kita mencoba dari sisi target lebih realistis, angkanya bottom up disesuaikan dengan usulan-usulan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)," jelasnya saat acara Media Briefing di Jakarta, Rabu (23/8/2023).

Baca Juga: Soal Ada Mitra Baru dalam Blok Masela, Bos SKK Migas Buka Suara

Diungkapkan Nanang, sebelum target itu diajukan ke Komisi VII DPR RI, pihaknya bersama KKKS melakukan penghitungan secara mendalam sehingga target yang diputuskan dalam RAPBN 2024 itu lebih realistis untuk bisa tercapai.

"Kita hitung berapa kemampuan setelah betul-betul kita peras. Ternyata memang untuk tahun 2024 ini tidak ada project baru yang signifikan," imbuhnya.

Lebih lanjut Nanang menyebutkan, meski ada potensi dari Lapangan Hidaya yang akan berkontribusi sekitar 20 hingga 22 ribu barel namun baru akan onstream pada 2025. "Jadi kita harus tetap realistis kalau 2024 tidak ada lagi project misalnya seperti Banyu urip atau Hidayah. Kita harus survival," tukasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PHE Catat Produksi Migas...
PHE Catat Produksi Migas 1,03 Juta BOEPD di 2025, Kuasai 65% Lifting Minyak RI
Hasil Efisiensi, PHE...
Hasil Efisiensi, PHE ONWJ Cetak Produksi Minyak Murni 1.321 BOPD
Proyek Tangguh UCC Rampungkan...
Proyek Tangguh UCC Rampungkan Jacket UBA dan Siap Dikirim ke Fakfak
OPEC Belum Tamat usai...
OPEC Belum Tamat usai Ditinggal UEA, 7 Raksasa Minyak Geber Produksi 188.000 Barel/Hari
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
IAGL ITB Dorong Pemerintah...
IAGL ITB Dorong Pemerintah Gedor Lifting dan Ekosistem Industri Baterai Nikel
Putin Peringatkan Produksi...
Putin Peringatkan Produksi Minyak Teluk bisa Berhenti Total dalam Sebulan
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Tanyakan Soal Tarif Dagang dan Dampak Perang Timteng
Pramono Panggil Dirut...
Pramono Panggil Dirut TransJakarta soal Kecelakaan yang Menewaskan Pejabat SKK Migas
Rekomendasi
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Berita Terkini
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved