Hasil Efisiensi, PHE ONWJ Cetak Produksi Minyak Murni 1.321 BOPD
Senin, 18 Mei 2026 - 13:55 WIB
loading...
PHE ONWJ membukukan kinerja positif melalui sumur pengembangan LLA-6 di Platform LLA yang terletak di perairan utara Jawa Barat. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) membukukan kinerja positif melalui sumur pengembangan LLA-6 di Platform LLA yang terletak di perairan utara Jawa Barat. Perusahaan sukses mencatatkan awal produksi sebesar 1.321 barel minyak per hari (BOPD) dan gas sebesar 2 MMSCFD dengan semburan hidrokarbon murni yang mengalir deras secara natural tanpa kandungan air (BSW 0%).
"Keberhasilan sumur LLA-6 ini kami dapatkan dari lesson learned Sumur LLE-5ST yang kami bor tahun lalu. Mengingat lapisan targetnya sama, formulasi dan strateginya kami sempurnakan, sehingga bisa mendapatkan produksi yang sangat baik dengan eksekusi yang jauh lebih matang," ungkap Senior Manager Subsurface Development & Planning PHE ONWJ, Adang Sukmatiawan dalam keterangan pers, Senin (18/5/2026).
Baca Juga: PHE ONWJ Kenalkan Teknologi Perpipaan Migas ke Mahasiswa
Adang menjelaskan, pengeboran sumur directional menggunakan Rig PVD-II ini dimulai pada 24 Maret 2026 hingga mencapai kedalaman akhir 5.407 kaki kedalaman terukur (feet measured depth/ftMD). Berkat kelancaran operasi di laut serta mobilisasi logistik yang presisi tanpa kendala cuaca, seluruh rangkaian fase pengeboran hingga uji alir produksi pada 2 Mei 2026 berhasil diselesaikan dalam waktu singkat, yakni hanya 33 hari.
"Keberhasilan sumur LLA-6 ini kami dapatkan dari lesson learned Sumur LLE-5ST yang kami bor tahun lalu. Mengingat lapisan targetnya sama, formulasi dan strateginya kami sempurnakan, sehingga bisa mendapatkan produksi yang sangat baik dengan eksekusi yang jauh lebih matang," ungkap Senior Manager Subsurface Development & Planning PHE ONWJ, Adang Sukmatiawan dalam keterangan pers, Senin (18/5/2026).
Baca Juga: PHE ONWJ Kenalkan Teknologi Perpipaan Migas ke Mahasiswa
Adang menjelaskan, pengeboran sumur directional menggunakan Rig PVD-II ini dimulai pada 24 Maret 2026 hingga mencapai kedalaman akhir 5.407 kaki kedalaman terukur (feet measured depth/ftMD). Berkat kelancaran operasi di laut serta mobilisasi logistik yang presisi tanpa kendala cuaca, seluruh rangkaian fase pengeboran hingga uji alir produksi pada 2 Mei 2026 berhasil diselesaikan dalam waktu singkat, yakni hanya 33 hari.
Lihat Juga :