Akibat Paylater, Banyak Anak Muda Gagal Ajukan KPR

Kamis, 24 Agustus 2023 - 19:35 WIB
loading...
Akibat Paylater, Banyak...
Belakangan ini pengguna pinjaman online (pinjol) dan paylater terus bertambah. Fenomena itu membuat banyak anak muda gagal mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Belakangan ini pengguna pinjaman online (pinjol) dan paylater terus bertambah. Fenomena itu membuat banyak anak muda gagal mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) .

Baca Juga: Gaduh soal Pinjol di UIN Raden Mas Said Surakarta, OJK Turun Tangan

Hal ini disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ), Friderica Widyasari Dewi berdasarkan informasi yang didapatnya dari salah satu bank.

“Mereka (bank) mengatakan, banyak anak-anak muda yang tidak bisa ajukan KPR padahal hanya utang berapa ratus ribu di paylater tetapi macet,” kata perempuan yang akrab disapa Kiki itu saat ditemui di JCC Senayan pada Kamis (24/8/2023).

Baca Juga: KPR BRI Tawarkan Bunga Menarik dan Bebas Ribet

Kiki menyayangkan, ketidakbijakan anak-anak muda dalam menggunakan produk jasa keuangan, membuat sulitnya generasi saat ini mengajukan KPR. “Jadi sayangkan, lebih penting beli rumah daripada belanja yang gak jelas,” imbuh Kiki.

Selain menyebabkan sulitnya mengajukan KPR, catatan keuangan yang tidak sehat akibat paylater dan pinjol (Pinjaman Online) juga membuat banyak anak muda sulit mendapatkan pekerjaan. Belum lama ini, viral beredar di sosial media lulusan baru atau fresh graduate tidak lolos saat melamar kerja karena skor Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) atau BI Checking yang buruk.

Adapun, para pelamar kerja tersebut ditolak karena memiliki kredit skor kolektibilitas 5, yang menandakan bahwa debitur menunggak pembayaran pokok atau bunga lebih 180 hari atau macet.

Kiki mengungkapkan bahwa saat ini sudah banyak perusahaan yang melakukan pengecekan SLIK para pelamar kerja. Hal itu membuat generasi muda lebih berhati-hati dan menghindari jerat utang baik dari pinjaman online (pinjol) atau paylater.

“Jadi anak muda tuh aware untuk gak main-main dengan utang online. Karena kalau sudah pakai KTP semuanya akan masuk SLIK ya,” tutur Kiki.

Sebagai informasi, catatan penggunaan paylater kini sudah terintegrasi ke dalam SLIK. Selanjutnya, OJK akan membuat pusat data Fintech Lending (Pusdafil). Dengan terbentuknya pusat data ini, nantinya pengajuan pinjol juga akan terintegrasi dengan SLIK OJK.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
BRI Consumer Expo 2026...
BRI Consumer Expo 2026 Digelar di JICC, Hadirkan Promo KPR Mulai 1,75%
Cara Menutup Akun Kredivo...
Cara Menutup Akun Kredivo Secara Permanen dan Aman
Cara Hapus Akun Indodana...
Cara Hapus Akun Indodana Finance Langsung dari Aplikasi
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Jangan Sampai Salah!...
Jangan Sampai Salah! Ini Hukum Kurban Pakai Pinjol dan Paylater!
Atur Anggaran Liburan...
Atur Anggaran Liburan Lebih Mudah dengan Layanan Paylater
Rekomendasi
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Berita Terkini
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved