Waskita-Acset Menangkan Kontrak Jalan Tol Jakarta Cikampek II

Kamis, 02 Maret 2017 - 00:06 WIB
Waskita-Acset Menangkan...
Waskita-Acset Menangkan Kontrak Jalan Tol Jakarta Cikampek II
A A A
JAKARTA - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Acset Indonusa Tbk (ACST) berhasil memenangkan kontrak pembangunan proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II elevated senilai Rp13,5 triliun.

Proyek sepanjang 38,6 kilometer (Km) yang terbentang dari Cikunir sampai Karawang Barat tersebut diperoleh dari PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) atau pemegang konsesi.

Kerja sama operasi (KSO) antara kedua perusahaan kontruksi tersebut akan menggarap konstruksi tol Jakarta-Cikampek Elevated selama 24 bulan setelah surat perintah melaksanakan pekerjaan dikeluarkan oleh BUJT.

Dalam KSO ini, WSKT memiliki porsi sebesar 51% dan mengerjakan ruas dari Cikunir hingga Cikarang sepanjang 19,7 Km. Sedangkan ACSET memiliki porsi sebesar 49% dan mengerjakan ruas dari Cikarang hingga Karawang sepanjang 18,9 Km.

Dengan demikian, Waskita telah mengantongi kontrak baru sebesar Rp6,9 triliun dari tol Jakarta-Cikampek II Elevated dan Acset meraup kontrak anyar sebesar Rp6,6 triliun.

Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated merupakan solusi dari masalah tingkat kepadatan Jalan Tol Jakarta-Cikampek I yang kian hari semakin tinggi.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated diproyeksikan dapat menampung tambahan volume kendaraan di samping jalan tol yang telah ada sekarang. Hal ini untuk meningkatkan kelancaran transportasi dan arus logistik dari ibu kota ke daerah-daerah di Pulau Jawa.

Dono Parwoto, kuasa dari KSO Waskita-Acset mengatakan, pembangunan proyek tersebut harus dilakukan dengan efek yang seminimal mungkin ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek I yang akan tetap beroperasi selama masa pembangunan berlangsung.

"Keterlibatan Waskita dan ACSET dalam proyek ini mencerminkan partisipasi aktif dalam sektor percepatan pembangunan infrastruktur. Kami akan menorehkan sejarah dengan menjaga komitmen kami terhadap zero accident dan menyelesaikan pembangunan dengan tepat waktu,” ujar Dono Parwoto dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Rabu (1/3/2017).

Meski tidak ada proses pembebasan lahan yang harus dilakukan, namun diperlukan komitmen terhadap nir-kecelakaan kerja (zero fatality) karena tol ini dibangun berdampingan dengan proyek Light Rapid Transit (LRT) dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (High Speed Train/HST) di sisi kanan kiri ruas utama jalan tol layang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Acset Bukukan Pendapatan...
Acset Bukukan Pendapatan Bersih Rp477 Miliar di Kuartal I 2020
Acset Sepakati Rights...
Acset Sepakati Rights Issue II dalam RUPSLB 2020
Jadi Tersangka, Direktur...
Jadi Tersangka, Direktur Operasional PT Waskita Karya Dijebloskan ke Bui
2 Mantan Direktur PT...
2 Mantan Direktur PT Waskita Karya Jadi Tersangka
5 BUMN dengan Utang...
5 BUMN dengan Utang Terbanyak per Juni 2024, Ada yang Tembus Ratusan Triliun
Anak Usaha Ketiban Utang...
Anak Usaha Ketiban Utang Rp8,9 Triliun, Dirut WK: Akan Kembali Bangkit dan Pulih
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
48 menit yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
1 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
1 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
2 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
2 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
2 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved