IDX Bengkulu Kolaborasi Gelar Webinar Merdeka Finansial Melalui Investasi Reksa Dana

Selasa, 29 Agustus 2023 - 17:02 WIB
loading...
IDX Bengkulu Kolaborasi...
IDX Bengkulu kolaborasi bersama PT Berdikari Manajemen Investasi, MNC Asset Management dan MNC Sekuritas mengadakan webinar merdeka finansial, Selasa, 29 Agustus 2023. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Merdeka finansial mungkin istilah yang sudah sering kita dengar di berbagai sumber informasi. Merdeka finansial dapat diartikan sebagai kondisi finansial seseorang yang sudah terbebas dari tuntutan finansial seperti hutang dalam bentuk apapun dan memiliki pendapatan pasif untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Kondisi merdeka finansial merupakan kondisi yang tidak mudah untuk diraih oleh seseorang, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Merdeka finansial tidak dapat diraih secara instan, namun harus melalui beberapa tahapan untuk mencapai kondisi merdeka finansial.

Tahapan awal yang harus dilalui, yaitu memiliki penghasilan, kemudian tahap stabil di mana jumlah penghasilan sudah bisa untuk ditabung, memiliki asuransi kesehatan dan dana darurat untuk keadaan mendesak. Selain itu, tahap selanjutnya yaitu ketika seseorang berinvestasi dan imbal hasilnya setara dengan jumlah kebutuhan primer.

Baca Juga: Tips MotionTrade: Kapan Waktu Tepat untuk Menjual Reksa Dana?

Tahap terakhir, yaitu tahap merdeka, di mana seseorang yang berinvestasi dan imbal hasilnya menjadi sumber pendapatan pasif untuk memenuhi kebutuhan pokok dan kebutuhan sekunder lainnya. Untuk mendukung kalangan masyarakat dalam mewujudkan merdeka finansial.

IDX Bengkulu kolaborasi bersama PT Berdikari Manajemen Investasi, PT MNC Asset Management dan PT MNC Sekuritas mengadakan webinar dengan tema “Merdeka Finansial Melalui Investasi Reksa dana” yang dilaksanakan pada Selasa, 29 Agustus 2023. Webinar tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat cara mencapai merdeka finansial melalui investasi reksa dana.

Hadir dalam webinar tersebut adalah Marina Rasyada selaku Head of IDX Bengkulu, Karma Siregar selaku Director of PT Berdikari Manajemen Investasi, Muhamad Sugiarto selaku Fixed Income Fund Manager PT MNC Asset Management dan Agustina Endah selaku Head of Mutual Fund PT MNC Sekuritas.

Webinar tersebut dibuka oleh Marina Rasyada sebagai moderator selama acara tersebut berlangsung. Karma Siregar selaku narasumber memberikan paparan materi terkait reksa dana konvensional. Selanjutnya, Muhamad Sugiarto memberikan materi seputar reksa dana syariah dan Agustina Endah memaparkan materi terkait cara membeli reksa dana melalui aplikasi Motion Trade.

Karma Siregar mengatakan, “Untuk memulai investasi pertama dapat dimulai dengan nominal yang kecil, sambil belajar dan jalanin supaya paham. Investasi itu harus untuk masa depan,” pungkas Karma.

Pada kesempatan ini Muhamad Sugiarto juga menjelaskan tentang reksa dana syariah, “Reksa dana syariah ini hadir untuk masyarakat yang memang ingin investasi berbasis syariah. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir lagi tentang maysir, gharar dan riba dalam reksa dana syariah,” ujar Sugiarto.

Baca Juga: Cek Prospek Reksa Dana Semester II 2023 di Konsultasi Reksa Dana MNC Sekuritas!

Kesadaran untuk berinvestasi sejak dini juga ditegaskan oleh Tina, “Tidak harus menunggu kaya untuk investasi, karena melalui reksa dana mulai dari Rp100.000 bahkan yang kurang dari itu juga bisa,” ucap Tina selaku Head of Mutual Fund PT MNC Sekuritas.

Adapun bagi nasabah yang ingin memulai investasi reksadana dengan minim risiko dapat memilih reksa dana pasar uang seperti MNC Dana Lancar dengan indikasi imbal hasil 4,41% p.a dan MNC Dana Syariah Barokah dengan indikasi imbal hasil 4,03% p.a. Bagi nasabah yang ingin membeli produk MNC Dana Lancar dan MNC Dana Syariah Barokah dapat melalui aplikasi MotionTrade yang dapat diunduh di Play Store dan App Store.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Rekomendasi
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved