Erick Thohir Sebut Merger Citilink-Pelita Air Bisa Turunkan Harga Tiket Pesawat

Kamis, 31 Agustus 2023 - 16:31 WIB
loading...
Erick Thohir Sebut Merger...
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebutkan penggabungan PT Citilink Indonesia dan Pelita Air Service (PAS) bisa menurunkan harga tiket pesawat . Secara perhitungan, jumlah pesawat akan bertambah sehingga semakin kuat berkompetisi dengan maskapai swasta.

"Kalau jumlah pesawatnya tambah kompetisinya terbuka tiketnya menurun. Hari ini yang terjadi kita hanya bisa kontrol 35 persen dan 65 persen swasta," ujar Erick saat ditemui di Gedung DPR, Kamis (31/8/2023).

Baca Juga: Merger 3 Maskapai BUMN Dinilai Bukan Obat Tepat Atasi Masalah

Meski demikian, Erick menyebut proses tersebut butuh proses. Saat ini pesawat yang beroperasi di Indonesia baru mencapai 550 armada. Secara idel yang dibutuhkan adalah 750 pesawat, yang artinya masih membutuhkan tambahan 200 pesawat lagi.

Pasca merger, Erick menargerkan pesawat yang bisa dioperasikan maskapai penerbangan pelat merah, termasuk Garuda Indonesia, mencapai 170 pesawat yang ditargetkan terealisasikan pada 2026 mendatang.

Erick mengatakan jumlah pesawat yang dioperasikan BUMN saat ini berada di angka 140 armada. Rinciannya, 20 pesawat milik Pelita Air, Garuda Indonesia 60 pesawat, dan Citilink Indonesia 50 pesawat

"Hari ini total pesawat di Indonesia 500 lebih belum kembali sebelum Covid-19. Pelita baru punya 9 dan sekarang 12 pesawat. Kita dorong di 20 pesawat karena kondisi leasing pesawat sudah mulai pulih," ucapnya.

Baca Juga: Erick Thohir Lapor Rencana Merger BUMN Galangan ke DPR

Lebih lanjut, Garuda Indonesia 60 pesawat dan Citilink 50 pesawat sehingga jika digabung belum sampai 170 pesawat seperti sebelum pandemi Covid-19. Adapun merger Citilink Indonesia dan Pelita Air ditargetkan rampung tahun ini atau awal tahun depan. Saat ini, proses penggodokan sudah mencapai 30 persen.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Pemerintah Awasi Fuel Surcharge, Jangan Sampai Tiket Pesawat Makin Mahal
Solusi Terbaik Pesan...
Solusi Terbaik Pesan Tiket Pesawat untuk Kelancaran Agenda Bisnis
Rekomendasi
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Afrika Selatan Cetak...
Afrika Selatan Cetak Sejarah Usai Lolos ke Babak 32 Besar
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved