Menkeu Akui Bansos dan BLT Bukan Solusi Utama, Partai Perindo: Lapangan Kerja Berantas Kemiskinan

Jum'at, 01 September 2023 - 11:11 WIB
loading...
Menkeu Akui Bansos dan...
Menurut Yerry, sekalipun bansos dan BLT itu diperlukan rakyat kecil, tetapi untuk jangka panjang hanya akan memanjakan dan tidak mendidik, kecuali jika disertai pelatihan dan penyediaan lapangan kerja. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesra, Yerry Tawalujan menanggapi pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang mengakui bansos dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bukan solusi utama berantas kemiskinan .

Baca Juga: Yerry Tawalujan Perindo Usul Kementan Kerja Sama Lintas Lembaga Atasi Kekeringan

Menurut Yerry, sekalipun bansos dan BLT itu diperlukan rakyat kecil, tetapi untuk jangka panjang hanya akan memanjakan dan tidak mendidik, kecuali jika disertai pelatihan dan penyediaan lapangan kerja.

"Pemerintah sudah bagus 'memberikan ikan', tetapi itu untuk jangka pendek. Seharusnya dilengkapi dengan ajarkan bagaimana cara menangkap ikan. Itu solusi jangka panjang. Kasih ikan itu bansos dan BLT. Ajarkan cara menangkap ikan itu lewat pelatihan kerja dan penyediaan lapangan kerja," jelas Yerry kepada wartawan, Kamis (31/8/2023).

Baca Juga: Yerry Tawalujan Lihat Cara Kerja Ganjar Mirip Jokowi: Merakyat, Rendah Hati, dan Energik

Yerry -yang juga Bacaleg DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara ini- mengusulkan agar pemerintah secara bertahap mengurangi porsi Bansos dan BLT, lalu menambah alokasi dana untuk pelatihan keterampilan, bantuan usaha kecil dan penyediaan lapangan kerja.

"Kami usulkan Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk para pelaku UMKM yang sudah dijalankan pemerintah, itu ditingkatkan alokasi dananya dan jangkauannya diperluas. Lalu pelaku usaha mikro itu jangan dilepaskan sendiri karena mereka butuh pendampingan usaha," jelas dia.

Hal lain yang perlu diatur, lanjut Yerry, adalah keberadaan toko retail modern yang semakin menjamur sampai ke desa dan daerah pelosok.

"Toko-toko retail modern sudah sangat banyak tersebar sampai ke desa-desa. Banyak warung-warung dagang kecil milik rakyat setempat yang akhirnya tutup karena kalah bersaing. Ini melemahkan UMKM dan ekonomi rakyat kecil," papar Yerry.

Yerry meminta pemerintah untuk lebih mengutamakan pembinaan dan pemberdayaan ekonomi rakyat lewat UMKM. Selain dengan cara peningkatan alokasi anggaran kredit lunak, pelatihan dan pendampingan, juga dengan proteksi usaha.

"Kami mendorong pemerintah untuk memberdayakan ekonomi rakyat melalui program bantuan dan kredit lunak UMKM, sekaligus memberi perlindungan usaha bagi rakyat kecil," pungkas Yerry.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Separuh Pengusaha RI...
Separuh Pengusaha RI Setop Ekspansi 5 Tahun ke Depan, Lapangan Kerja Terancam Lesu
BGN Beberkan Efek Ganda...
BGN Beberkan Efek Ganda Program MBG, Tak Hanya Buka 1 Juta Lebih Lapangan Kerja
Belanja Pemerintah per...
Belanja Pemerintah per Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Buat Apa?
Prabowo dan Menteri...
Prabowo dan Menteri Trenggono Bahas Kampung Nelayan, Progres Capai 50%
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Rekomendasi
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
Spanyol, Irlandia dan...
Spanyol, Irlandia dan Norwegia Segera Akui Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved