SR019 Bisa Jadi Alternatif Investasi di Tengah Ketidakpastian Global
Senin, 04 September 2023 - 22:11 WIB
loading...
A
A
A
Dikatakan Manuel, imbal hasil dan dana pokok investasi SR019 dijamin oleh Undang-Undang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), hingga jatuh tempo dan dananya disediakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahunnya. Jadi sama dengan SBN lainnya, SR019 bisa dikatakan zero risk.
Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kementerian Keuangan Dwi Irianti Hadiningdyah menyampaikan, SR019 diterbitkan dalam dua seri pada satu waktu (dual tranches), sebagaimana SBR012, SR018, ST010, dan ORI023. Adapun dua SR019 masing-masing 3 dan 6 tahun dengan kupon fixed rate, artinya imbal hasil yang dibayarkan kepada investor akan sama setiap bulan hingga jatuh tempo.
Pemerintah merilis kupon SR019 yaitu 5.95% untuk tenor 3 tahun & 6.1% untuk tenor 6 tahun. Imbal hasil sebesar itu dipastikan lebih tinggi dari rata-rata deposito perbankan yang saat ini berada di level 3%.
"Instrumen SBNS patut dipertimbangkan, selain aman karena tidak ada risiko gagal bayar, SBN juga memberikan imbal hasil cukup baik, di atas bunga deposito bank Himbara," papar Manuel Adhi Purwanto.
Tidak hanya itu, SR019 dapat diperdagangkan kembali (tradeble) tanpa menunggu waktu jatuh tempo, sehingga investor juga berpotensi mendapatkan capital gain, dengan catatan di jual di pasar sekunder ketika harganya berada di atas harga pembelian perdana. Patut diketahui juga, sebagai efek syariah SR019 ini menggunakan prinsip syariah sehingga bebas dari unsur maysir (judi), gharar (ketidakjelasan), dan riba (usury). Meski dikelola dengan prinsip syariah SR019 dpat dibeli oleh semua investor ritel yang berwarga negara Indonesia tanpa memandang latar belakang agama dan kepercayaan.
Sementara, saat pembelian SR019 menggunakan struktur akad ijarah Asset to be Leased. Dana yang diperoleh pemerintah dari penerbitan SBSN ini digunakan untuk kegiatan investasi berupa pembelian hak manfaat Barang Milik Negara untuk disewakan kepada pemerintah, serta pengadaan proyek untuk disewakan kepada pemerintah. Imbalan berasal dari keuntungan hasil kegiatan investasi tersebut. "Jadi berinvestasi di SR019 berarti turut berpartisipasi dan berkontribusi terhadap pembangunan nasional," jelas Manuel.
Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kementerian Keuangan Dwi Irianti Hadiningdyah menyampaikan, SR019 diterbitkan dalam dua seri pada satu waktu (dual tranches), sebagaimana SBR012, SR018, ST010, dan ORI023. Adapun dua SR019 masing-masing 3 dan 6 tahun dengan kupon fixed rate, artinya imbal hasil yang dibayarkan kepada investor akan sama setiap bulan hingga jatuh tempo.
Pemerintah merilis kupon SR019 yaitu 5.95% untuk tenor 3 tahun & 6.1% untuk tenor 6 tahun. Imbal hasil sebesar itu dipastikan lebih tinggi dari rata-rata deposito perbankan yang saat ini berada di level 3%.
"Instrumen SBNS patut dipertimbangkan, selain aman karena tidak ada risiko gagal bayar, SBN juga memberikan imbal hasil cukup baik, di atas bunga deposito bank Himbara," papar Manuel Adhi Purwanto.
Tidak hanya itu, SR019 dapat diperdagangkan kembali (tradeble) tanpa menunggu waktu jatuh tempo, sehingga investor juga berpotensi mendapatkan capital gain, dengan catatan di jual di pasar sekunder ketika harganya berada di atas harga pembelian perdana. Patut diketahui juga, sebagai efek syariah SR019 ini menggunakan prinsip syariah sehingga bebas dari unsur maysir (judi), gharar (ketidakjelasan), dan riba (usury). Meski dikelola dengan prinsip syariah SR019 dpat dibeli oleh semua investor ritel yang berwarga negara Indonesia tanpa memandang latar belakang agama dan kepercayaan.
Sementara, saat pembelian SR019 menggunakan struktur akad ijarah Asset to be Leased. Dana yang diperoleh pemerintah dari penerbitan SBSN ini digunakan untuk kegiatan investasi berupa pembelian hak manfaat Barang Milik Negara untuk disewakan kepada pemerintah, serta pengadaan proyek untuk disewakan kepada pemerintah. Imbalan berasal dari keuntungan hasil kegiatan investasi tersebut. "Jadi berinvestasi di SR019 berarti turut berpartisipasi dan berkontribusi terhadap pembangunan nasional," jelas Manuel.
Lihat Juga :