Bangun Bandara VVIP IKN, Kemenhub Minta Tambahan Anggaran Rp544 Miliar
Selasa, 05 September 2023 - 16:21 WIB
loading...
Pembangunan bandara VVIP IKN membutuhkan tambahan anggaran. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub ) meminta tambahan anggaran sebesar Rp544 miliar pada tahun 2024 untuk kebutuhan pembangunan Bandara VVIP IKN . Di tahun ini kebutuhan anggaran untuk pembangunan Bandara VVIP IKN Rp136 miliar.
Baca juga: 4 Proyek Kereta Api di IKN Nusantara Bakal Dibangun 2025-2029
"Untuk tahun 2024 kebutuhan kami Rp544 miliar," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara M. Kristi Endah Murni dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR, Selasa (5/9/2023).
Kristi mengatakan, penambahan aggaran tersebut sesuai dengan Surat Bersama Pagu Anggaran (SBPA) tanggal 31 Juli 2023. Meski begitu Kristi mengatakan pihaknya belum mendengar diakomodasinya penambahan tersebut.
"Sampai saat ini kami belum mendengar adanya akomodasi di dalam suarat bersama pagu agunan di tanggal 31 Juli 2023-2024," katanya.
Sementara itu, dalam paparannya disebutkan bahwa total kebutuhan pembangunan bandara VVIP IKN sebanyak Rp680 miliar. Pembangunan fasilitas sisi darat barat udara VVIP IKN pada 2024 Rp670.500.000.
Kegiatanya pun direncanakan dimulai pada November 2023. Sementara manajemen konstruksi pada tahun 2024 Rp9.500.000 dan direncanakan dimulai pada Oktobee 2023.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan pembangunan bandara VVIP Ibu Kota Nusantara siap masuk proses tender. Targetnya proyek tersebut bisa mulai konstruksi pada tahun ini.
Dia menjelaskan pada tahun 2024 mendatang, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan IKN sebesar Rp40 triliun lebih. Porsi tersebut dibagi untuk Kementerian PUPR sebesar Rp35,67 triliun dan Kementerian Perhubungan Rp5 triliun.
Baca juga: Ukraina Habiskan Rp1,5 Triliun per Hari untuk Berperang Melawan Rusia
"Total anggaran untuk IKN Rp35,67 triliun (untuk PUPR), yang Rp5 triliun tadi kan (Kementerian) Perhubungan. Jadi total Rp40 triliun, yang kami (PUPR) Rp35,672 yang lainnya dari Perhubungan untuk bandara VVIP," ujar Basuki.
Baca juga: 4 Proyek Kereta Api di IKN Nusantara Bakal Dibangun 2025-2029
"Untuk tahun 2024 kebutuhan kami Rp544 miliar," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara M. Kristi Endah Murni dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR, Selasa (5/9/2023).
Kristi mengatakan, penambahan aggaran tersebut sesuai dengan Surat Bersama Pagu Anggaran (SBPA) tanggal 31 Juli 2023. Meski begitu Kristi mengatakan pihaknya belum mendengar diakomodasinya penambahan tersebut.
"Sampai saat ini kami belum mendengar adanya akomodasi di dalam suarat bersama pagu agunan di tanggal 31 Juli 2023-2024," katanya.
Sementara itu, dalam paparannya disebutkan bahwa total kebutuhan pembangunan bandara VVIP IKN sebanyak Rp680 miliar. Pembangunan fasilitas sisi darat barat udara VVIP IKN pada 2024 Rp670.500.000.
Kegiatanya pun direncanakan dimulai pada November 2023. Sementara manajemen konstruksi pada tahun 2024 Rp9.500.000 dan direncanakan dimulai pada Oktobee 2023.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan pembangunan bandara VVIP Ibu Kota Nusantara siap masuk proses tender. Targetnya proyek tersebut bisa mulai konstruksi pada tahun ini.
Dia menjelaskan pada tahun 2024 mendatang, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan IKN sebesar Rp40 triliun lebih. Porsi tersebut dibagi untuk Kementerian PUPR sebesar Rp35,67 triliun dan Kementerian Perhubungan Rp5 triliun.
Baca juga: Ukraina Habiskan Rp1,5 Triliun per Hari untuk Berperang Melawan Rusia
"Total anggaran untuk IKN Rp35,67 triliun (untuk PUPR), yang Rp5 triliun tadi kan (Kementerian) Perhubungan. Jadi total Rp40 triliun, yang kami (PUPR) Rp35,672 yang lainnya dari Perhubungan untuk bandara VVIP," ujar Basuki.
(uka)
Lihat Juga :