China Larang PNS Pakai iPhone, Wall Street Berakhir Merana

Jum'at, 08 September 2023 - 07:46 WIB
loading...
China Larang PNS Pakai...
Wall Street ditutup melemah dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (7/9/2023) waktu setempat. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Wall Street ditutup melemah dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (7/9/2023) waktu setempat dengan hambatan terbesar dari Apple dan aksi jual saham-saham chip karena kekhawatiran mengenai pembatasan iPhone di China . Sementara penurunan klaim pengangguran mingguan AS menambah kekhawatiran mengenai suku bunga dan inflasi yang tinggi.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 57,54 poin, atau 0,17%, menjadi 34.500,73, S&P 500 (.SPX) kehilangan 14,34 poin, atau 0,32%, menjadi 4.451,14 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 123,64 poin, atau 0,89% menjadi 13.748,83.

Saham kelas berat S&P Apple Inc (AAPL.O) turun 2,9%, untuk kerugian hari kedua berturut-turut di tengah berita bahwa Tiongkok telah memperluas pembatasan penggunaan iPhone oleh pegawai negeri, yang mengharuskan staf di beberapa lembaga pemerintah pusat untuk berhenti menggunakan ponsel mereka di tempat kerja. .

Bloomberg melaporkan bahwa China berencana memperluas larangan iPhone ke perusahaan dan lembaga negara. Hambatan dari Apple, pemasoknya, dan perusahaan-perusahaan dengan eksposur besar ke China mendorong sektor teknologi S&P 500 (.SPLRCT) turun 1,6%, menjadikannya sektor dengan persentase penurunan terbesar di antara 11 sektor utama yang dijadikan acuan.

Baca Juga: China Larang Anak Muda Berpakaian yang Merendahkan Harkat dan Martabat Bangsa

Laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim pengangguran turun menjadi 216.000 untuk pekan yang berakhir 2 September, mencapai level terendah sejak Februari. Namun investor khawatir hal ini akan membantu mendorong Federal Reserve untuk melanjutkan kebijakan moneter ketat, sehingga menekan saham.

"Klaim mingguan adalah berita besar pagi ini, kabar baik ditafsirkan sebagai berita buruk dan sulit untuk mengabaikan berita dari Tiongkok" tentang Apple kata Sahak Manuelian, direktur pelaksana dan kepala perdagangan ekuitas di Wedbush Securities.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved