Target Serap 264 Ribu Tenaga Lokal, KemenPUPR Alokasikan Rp6,67 T ke Program Padat Karya
Jum'at, 08 September 2023 - 11:37 WIB
loading...
A
A
A
Program Padat Karya masih dialokasikan oleh Kementerian PUPR untuk TA 2024 yang akan datang sebesar Rp6,67 triliun. Targetkan dari alokasi tersebut mampu menyerap sebanyak 264 ribu tenaga kerja.
Rinciannya, untuk sektor sumber daya air dialokasikan sebesar Rp1,57 triliun lewat program P3TGAI di 7.000 lokasi dengan target serapan tenaga kerja sebanyak 105 ribu orang. Kemudian sektor jalan dan jembatan dialokasikan Rp2 triliun, untuk program preservasi jalan, jembatan, revitalisasi drainase dengan target serapan tenaga kerja sebanyak 20 ribu orang.
Selanjutnya program padat karya juga terdapat di sektor permukiman, dialokasikan Rp2,10 triliun yang ditargetkan mampu menyerap 47 ribu tenaga kerja. Ada beberapa program seperti PISEW di 738 lokasi, Sanimas di 1.546 lokasi, Sinatsi LPK di 1.279 lokasi, TPS3R 173 lokasi, dan Pamsimas capai 1.183 lokasi.
Kemudian program padat karya juga ada di sektor perumahan yang dialokasikan sebesar Rp1 triliun dengan target serapan tenaga kerja sebanyak 92 ribu orang. Ada beberapa program seperti untuk dukungan penanganan kemiskinan ekstrem (PKE) melalui program padat karya skema BSPS untuk 45.872 unit rumah dan penambahan dari kegiatan BSPS tambahan.
Rinciannya, untuk sektor sumber daya air dialokasikan sebesar Rp1,57 triliun lewat program P3TGAI di 7.000 lokasi dengan target serapan tenaga kerja sebanyak 105 ribu orang. Kemudian sektor jalan dan jembatan dialokasikan Rp2 triliun, untuk program preservasi jalan, jembatan, revitalisasi drainase dengan target serapan tenaga kerja sebanyak 20 ribu orang.
Selanjutnya program padat karya juga terdapat di sektor permukiman, dialokasikan Rp2,10 triliun yang ditargetkan mampu menyerap 47 ribu tenaga kerja. Ada beberapa program seperti PISEW di 738 lokasi, Sanimas di 1.546 lokasi, Sinatsi LPK di 1.279 lokasi, TPS3R 173 lokasi, dan Pamsimas capai 1.183 lokasi.
Kemudian program padat karya juga ada di sektor perumahan yang dialokasikan sebesar Rp1 triliun dengan target serapan tenaga kerja sebanyak 92 ribu orang. Ada beberapa program seperti untuk dukungan penanganan kemiskinan ekstrem (PKE) melalui program padat karya skema BSPS untuk 45.872 unit rumah dan penambahan dari kegiatan BSPS tambahan.
(akr)
Lihat Juga :