Pertamax Diduga Rembes ke Sumur Warga, Ini Hasil Pengecekan Pertamina
Jum'at, 08 September 2023 - 19:36 WIB
loading...
Pertamina langsung melakukan pengecekan atas dugaan tercemarnya sumur warga. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat dan Pihak SPBU 34.163.17 Jl.Serepong-Parung, Kabupaten Bogor, melakukan pengecekan atas laporan terkait dugaan kontaminasi bahan bakar minyak ( BBM ) jenis Pertamax pada air di sumur warga. Pengecekan dilakukan padaKamis kemarin (7/9/2023) pukul 15.00 WIB.
Baca juga: Perbandingan Harga Pertalite dengan Pertamax Green 92, Mana Lebih Murah?
Sales Branch Manager (SBM) Rayon VIII Pertamina Patra Niaga dan Pihak SPBU langsung melakukan pengecekan empat sumur pantau dan sumur bor di SPBU 34.163.17. Dari hasil pengecekan tidak terdapat kontaminasi BBM dan tidak terdapat kebocoran pada tangki pendam.
"Dari sampel air yang dibawa oleh warga dari sumur yang berjarak 4-5 rumah dari SPBU, terindikasi tercampur oleh BBM jenis Pertalite namun posisi perumahan warga di dataran yang lebih tinggi dan berjarak 100m-150 m atau sekitar tiga sampai empat rumah dari belakang SPBU," jelas Eko Kristiawan, Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Jawa Bagian Barat Pertamina Patra Niaga, dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (8/9/2023).
Diungkapkan Eko, saat ini sudah dilakukan mediasi dengan warga yang terkontaminasi dan dihadiri SBM Pertamina, perwakilan pihak SPBU, kelurahan, kecamatan, danramil dansSatpol PP dengan berujung damai.
Baca juga: Perbandingan Harga Pertalite dengan Pertamax Green 92, Mana Lebih Murah?
Sales Branch Manager (SBM) Rayon VIII Pertamina Patra Niaga dan Pihak SPBU langsung melakukan pengecekan empat sumur pantau dan sumur bor di SPBU 34.163.17. Dari hasil pengecekan tidak terdapat kontaminasi BBM dan tidak terdapat kebocoran pada tangki pendam.
"Dari sampel air yang dibawa oleh warga dari sumur yang berjarak 4-5 rumah dari SPBU, terindikasi tercampur oleh BBM jenis Pertalite namun posisi perumahan warga di dataran yang lebih tinggi dan berjarak 100m-150 m atau sekitar tiga sampai empat rumah dari belakang SPBU," jelas Eko Kristiawan, Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Jawa Bagian Barat Pertamina Patra Niaga, dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (8/9/2023).
Diungkapkan Eko, saat ini sudah dilakukan mediasi dengan warga yang terkontaminasi dan dihadiri SBM Pertamina, perwakilan pihak SPBU, kelurahan, kecamatan, danramil dansSatpol PP dengan berujung damai.
Lihat Juga :