Ganjar Creasi Latih Petani dan Peternak Budi Daya Maggot

Sabtu, 09 September 2023 - 16:30 WIB
loading...
Ganjar Creasi Latih...
Ganjar Creasi budi daya maggot di Desa Mendogo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jatim, Sabtu (9/9/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
LAMONGAN - Generasi Alumni Muda UB-ITS-UNAIR Bersama Ganjar atau Ganjar Creasi (G-Creasi) kembali melanjutkan kegiatan bermanfaat untuk masyarakat Jawa Timur (Jatim). Kegiatan budi daya maggot dilaksanakan di Desa Mendogo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jatim, Sabtu (9/9/2023).

Pelatihan yang diikuti puluhan petani dan peternak itu bertujuan untuk mengedukasi para peserta akan tingginya potensi maggot dalam dunia pertanian dan peternakan.

Baca Juga: Dukungan Ganjar Pranowo Capres 2024 Terus Mengalir

Koordinator Wilayah G-Creasi Jatim, Ilham Hasan menyebut, maggot bisa dijadikan pakan ternak serta kotorannya bisa dijadikan pupuk untuk tanaman.

"Jadi ketika kita memelihara maggot, siklusnya itu bisa berguna untuk apapun. Mudah memelihara, hasilnya pun bisa untuk pakan (ternak), pupuk, dan lain sebagainya," kata Ilham.

Meski bentuknya yang menggelikan, budi daya maggot dijelaskan Ilham, memiliki banyak keuntungan. Bukan sekadar teknik pemeliharaan yang mudah, tapi juga memiliki potensi ekonomis.

"Kenapa kami memilih budidaya maggot, karena maggot itu budidayanya cukup mudah. Dengan bahan-bahan yang tersedia di lapangan, itu bisa kita budidaya maggot. Bahannya itu bisa dari kotoran hewan, dan kotoran dari maggot itu bisa dijadikan pupuk," jelas Ilham.

Para peserta pun juga nampak antusias dan bersemangat mengikuti jalannya pelatihan. Ilham menyebut, hal itu terjadi karena budi daya maggot masih terbilang asing di antara mereka.

Lewat kegiatan ini, relawan beranggotakan para alumni mahasiswa tersebut berharap para petani dan peternak yang mengikuti pelatihan bisa mempraktikkan ilmu yang telah mereka dapat. "Karena dengan modal yang cukup minim, masyarakat bisa memaksimalkan hasilnya," sebutnya.

Solusi Sampah

Selain itu, Ilham melanjutkan, maggot juga merupakan pengurai sampah organik yang cukup baik. Sehingga bisa membantu mengurangi jumlah sampah yang ada saat ini.

"Kemudian untuk mengatasi permasalahan lingkungan juga, dari pada itu kotoran terbuang sia-sia, mending dijadikan bahan untuk budidaya maggot," katanya.

Baca Juga: Mengenal Desa Bantir di Candiroto Temanggung, Lokasi KKN Ganjar Pranowo Saat Kuliah

Untuk diketahui, Sosok Ganjar Pranowo yang juga dikenal peduli pada isu lingkungan dan ketahanan pangan, rupanya menjadi inspirasi dari relawan G-Creasi untuk menggelar kegiatan kali ini.

"Beliau sangat concern dengan terhadap masalah pangan juga. Di sini kan hubungannya juga dengan pangan, ketika harga pakan (ternak) murah, harga pangan juga murah juga." pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
Regenerasi Petani, Kementan...
Regenerasi Petani, Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian
Petani Minta Kaji Ulang...
Petani Minta Kaji Ulang Rencana Daerah Tarik Pajak Pohon Sawit
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Seskab Teddy Borong...
Seskab Teddy Borong 35 Sapi Boyolali, Peternak Lokal: Alhamdulillah Sangat Terbantu
Rekomendasi
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved