Dibayangi September Slump, IHSG Hari Ini Masih Berpotensi Melemah

Senin, 11 September 2023 - 08:14 WIB
loading...
Dibayangi September...
IHSG hari ini berpotensi melemah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan atau IHSG hari ini berpotensi bergerak mixed cenderung melemah pada sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.970-7.000.

Baca juga: Seharian Menguat, IHSG Hari Ini Akhirnya Tersungkur di Level 6.924

Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto, mengatakan kesimpulan dari perdagangan sebelumnya, pelemahan IHSG hingga 6.920 sudah tercapai..

"Namun sebenarnya belum perlu buru-buru optimistis bahwa setelah ini tidak akan ada pelemahan lagi," tulis William dalam analisisnya, Senin (11/9/2023).

Menurut William, karena ini baru sepekan pertama bulan September 2023. Jika fenomena “September Slump” akan terjadi, maka masih ada tiga pekan untuk melemah lebih lanjut, atau terbatas di area ini IHSG mampu bertahan di atas 6.900 di bulan ini.

"Terlihat juga IHSG mengalami pelemahan terbatas sampai pada trend line. Ini adalah kondisi yang bagus dan mendukung untuk mengatakan bahwa koreksi IHSG hanyalah koreksi sehat," kata dia.

Fokus William masih pada saham-saham big caps yang memberikan peluang buy on weakness. Namun pembelian itu sendiri mungkin bisa menunggu pada pekan kedua hingga ketiga bulan ini.

Secara faktor teknikal, indikator MACD dead cross, di sini terindikasi pelemahan, bertepatan dengan terbentuknya resistance 7.000.

"Menurut kami, ini menjadi indikasi pelemahan yang terjadi hanya karena kegagalan menembus resistance saja, dengan kata lain belum membawa IHSG menjadi downtrend," ungkapnya.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah sebesar 30.02 poin (0,43%) di 6.924 pada perdagangan hari Jumat 8 September 2023. Sebanyak 241 saham menguat, 279 saham menurun, dan 232 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin.

William menyebut beberapa saham yang bisa menjadi pertimbangan investor, di antaranya:

-ISAT: buy, support Rp9.400, resistance Rp10.150.
Trend following, penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20.

-MEDC: buy, support Rp1.290, resistance Rp1.390.
Menyelesaikan pembentukkan support pada Rp1.290.

-PNBN: buy, support Rp1.295, resistance Rp1.425.
Pembentukkan pola bullish flag dengan neckline pada harga Rp1.400.

Baca juga: Kantor Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Halim Perdanakusuma Terbakar

ADRO: buy, support Rp2.840, resistance Rp3.000, Rp3.070.
Konfirmasi pola triangle pada harga Rp2.780, dan menjadikan Rp2.840 sebagai support baru.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved