DPR Sepakati PMN Tiga BUMN Rp28,16 Triliun Tahun Depan, Ini Rinciannya
Kamis, 14 September 2023 - 13:09 WIB
loading...
DPR menyepakati PMN tiga BUMN tahun depan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang akan dikucurkan pemerintah untuk tiga perusahaan pelat merah pada 2024 mencapai Rp28,16 triliun. Adapun jumlah tersebut berdasarkan hasil diskusi Kementerian BUMN dan Badan Anggaran (Banggar) DPR.
Adapun tiga BUMN dan nilai PMN yang disepakati diantaranya, Indonesia Financial Group (IFG) senilai Rp3,56 triliun, PT Hutama Karya (Persero) Rp18,6 triliun, PT Wijaya Karya (Persero) Rp6 triliun.
"Mengenai hasil diskusi kami dengan Banggar yang berlangsung kemarin, nanti ditambah Pak Tiko (Wamen BUMN) untuk detail-nya. Satu, PMN definitif yang akan diberikan kepada BUMN, ini yang terakhir (rapat dengan Banggar) para pimpinan Komisi VI, akan diberikan kepada BUMN senilai Rp28,16 triliun," ujar Erick saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR, Kamis (14/9/2023).
Baca Juga: Sri Mulyani Bakal Suntik PMN Rp28,1 Triliun ke 3 BUMN Awal 2024, Ini Daftarnya
Tak hanya itu, dari hasil rapat terakhir antara Kementerian BUMN dan Banggar juga disepakati PMN tunai lima BUMN yang berasal dari cadangan investasi pemerintah senilai Rp12,88 triliun.
Adapun tiga BUMN dan nilai PMN yang disepakati diantaranya, Indonesia Financial Group (IFG) senilai Rp3,56 triliun, PT Hutama Karya (Persero) Rp18,6 triliun, PT Wijaya Karya (Persero) Rp6 triliun.
"Mengenai hasil diskusi kami dengan Banggar yang berlangsung kemarin, nanti ditambah Pak Tiko (Wamen BUMN) untuk detail-nya. Satu, PMN definitif yang akan diberikan kepada BUMN, ini yang terakhir (rapat dengan Banggar) para pimpinan Komisi VI, akan diberikan kepada BUMN senilai Rp28,16 triliun," ujar Erick saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR, Kamis (14/9/2023).
Baca Juga: Sri Mulyani Bakal Suntik PMN Rp28,1 Triliun ke 3 BUMN Awal 2024, Ini Daftarnya
Tak hanya itu, dari hasil rapat terakhir antara Kementerian BUMN dan Banggar juga disepakati PMN tunai lima BUMN yang berasal dari cadangan investasi pemerintah senilai Rp12,88 triliun.
Lihat Juga :