Berantas Barang Palsu, DJKI Perluas Sertifikasi Mal hingga Level Kabupaten Kota
Kamis, 14 September 2023 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
"Kita harapkan peran anak muda untuk mengubah paradigma bahwa kita bisa mencari produk alternatif tetapi tidak melanggar merek, itu ada di produk lokal. Jadi MIAP mengajak anak muda sebagai agent of change untuk waspada terhadap peredaran produk palsu yang tentunya mempunyai dampak yang merugikan bagi konsumen dan secara lebih besar lagi kerugian bagi negara, mulai dari pendapatan dari pajak serta kesempatan kerja," jelas Justisiari.
Studi Dampak Pemalsuan Terhadap Perekonomian Indonesia tahun 2020 yang dilakukan oleh MIAP bekerjasama dengan Institute for Economic Analysis of Law & Policy Universitas Pelita Harapan (IEALP UPH) menyebutkan bahwa nilai kerugian ekonomi akibat peredaran produk palsu sebesar 291 triliun, dengan kerugian atas pajak sebesar Rp 967 miliar serta lebih dari 2 juta kesempatan kerja.
Lead Advisor MIAP, Widyaretna Buenastuti menambahkan, mengingat barang palsu juga dijual online, tidak saja dijual di pasar, maka anak muda perlu diedukasi sekaligus mengajak mereka berpartisipasi untuk melakukan kempanye anti barang palsu dengan membuat ide kreatif yang mengedukasi khalayak tentang kebanggan akan produk asli Indonesia, dan diposting si medsos mereka.
"Kita ingin mengajak anak muda dan menegaskan bahwa Indonesia bukan tempat barang palsu. Memang ada persoalan harga. Tetapi harus diedukasi soal pilihan kepada kosumen bahwa produk berkualitas lokal pun mampu bersaing. Jadi jangan cari barang brended tetapi palsu," jelasnya.
Widyaretna juga menerangkan, dari video yang masuk nantinya akan dipilih Juara I, Juara II dan Juara III dan tentunya akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan Juara 1 – Rp7,5 juta, Juara II – Rp5 juta dan Juara III – Rp2,5 juta. dan produk dari anggota MIAP.
Juri yang akan menilai kompetisi adalah Perwakilan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Widyaretna Buenastuti – Lead Advisor MIAP dan sekaligus Praktisi Komunikasi, serta Benazio Rizki Putra – seorang content creator dengan beragam penghargaan.
Studi Dampak Pemalsuan Terhadap Perekonomian Indonesia tahun 2020 yang dilakukan oleh MIAP bekerjasama dengan Institute for Economic Analysis of Law & Policy Universitas Pelita Harapan (IEALP UPH) menyebutkan bahwa nilai kerugian ekonomi akibat peredaran produk palsu sebesar 291 triliun, dengan kerugian atas pajak sebesar Rp 967 miliar serta lebih dari 2 juta kesempatan kerja.
Lead Advisor MIAP, Widyaretna Buenastuti menambahkan, mengingat barang palsu juga dijual online, tidak saja dijual di pasar, maka anak muda perlu diedukasi sekaligus mengajak mereka berpartisipasi untuk melakukan kempanye anti barang palsu dengan membuat ide kreatif yang mengedukasi khalayak tentang kebanggan akan produk asli Indonesia, dan diposting si medsos mereka.
"Kita ingin mengajak anak muda dan menegaskan bahwa Indonesia bukan tempat barang palsu. Memang ada persoalan harga. Tetapi harus diedukasi soal pilihan kepada kosumen bahwa produk berkualitas lokal pun mampu bersaing. Jadi jangan cari barang brended tetapi palsu," jelasnya.
Widyaretna juga menerangkan, dari video yang masuk nantinya akan dipilih Juara I, Juara II dan Juara III dan tentunya akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan Juara 1 – Rp7,5 juta, Juara II – Rp5 juta dan Juara III – Rp2,5 juta. dan produk dari anggota MIAP.
Juri yang akan menilai kompetisi adalah Perwakilan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Widyaretna Buenastuti – Lead Advisor MIAP dan sekaligus Praktisi Komunikasi, serta Benazio Rizki Putra – seorang content creator dengan beragam penghargaan.
(akr)
Lihat Juga :