Hilirisasi MIND ID Dongrak Daya Saing RI  

Kamis, 14 September 2023 - 21:28 WIB
loading...
A A A
“Karena hilirisasi tak sekadar meningkatkan nilai tambah, tetapi juga menciptakan multiplier effect dan transfer teknologi,”sebutnya kepada SINDOnews.

Dengan adanya transfer teknologi, berpotensi mengakselerasi daya saing Indonesia.
Dalam proses hilirisasi, penyerapan tenaga kerja tinggi, kebutuhan barang dan jasa pendukung hilirisasi juga meningkat sehingga akan memberikan dampak positif bagi industri lainnya.

“Barang dan jasa yang akan berkembang karena dibutuhkan untuk men-support. Setiap proses dalam hilirasi menghadirkan nilai tambah,” katanya.

Hilirisasi, lanjut dia, menjadi akselerator langkah pemerintah mentransformasi ekonomi Indonesia dari berbasis komiditas menjadi berbasis industri. Tak sekadar nikel, hilirisasi dari bauksit, tembaga, dan timah juga akan memperkuat rantai pasok dalam ekosistem kendaraan listrik.

Secara global, transisi kendaraan konvensional ke electric vehicle (EV) bergerak semakin cepat dan Indonesia menjadi salah satu pemain kunci. Nilai tambah dari hilirisasi produk tambang dan mineral pun sangat besar.

Nilai tambah bauksit menjadi barang setengah jadi seperti alumina misalnya, bisa mencapai 40%. Sementara jika diolah lagi dari alumina menjadi barang jadi aluminium nilai tambahnya meningkat menjadi 100%.

Untuk tembaga, dari bijih diolah menjadi konsentrat tembaga nilai tambahnya mencapai 95%. Sedangkan dari konsentrat tembaga menjadi katoda tembaga nilai tambahnya naik lagi sekitar 5-7% menjadi 100%.

Nikel memang merupakan komoditas dengan jumlah cadangan terbesar di Indonesia. Data dari U.S. Geological Survey menyebutkan, cadangan nikel Indonesia menempati peringkat pertama yakni mencapai 21 juta ton atau setara dengan 22% cadangan global. Produksi nikel Indonesia juga menempati peringkat pertama yakni sebesar satu juta ton.

Hilirisasi menjadi salah fokus pemerintah untuk mengakselerasi perekonomian nasional melalui penambahan nilai jual dari produk mentah menjadi setengah jadi ataupun produk jadi.

Riset McKinsey & Company, perusahaan konsultan manajemen bisnis global menyebut Indonesia berada di peringkat 1 sebagai produsen nikel terbesar di dunia, peringkat 2 produsen timah di dunia, peringkat 3 produsen batu bara, ranking 4 produsen bauksit, peringkat 10 produsen emas dan peringkat 12 konsentrat tembaga.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, peningkatan nilai tambah nikel sebagai salah satu komoditas mineral dapat mencapai 19 kali jika diolah menjadi bahan baku baterai.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan resmi yang dipublikasikan Biro Komunikasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menyebutkan, untuk mencapai visi Indonesia menjadi negara maju di tahun 2045, pemanfaatan dan optimalisasi komoditas mineral yang Indonesia miliki menjadi penting.

Pengolahan bahan mentah menjadi produk industri (hilirisasi) dan penerapan transformasi ekonomi menjadi salah satu kunci. Terlebih dengan meningkatnya permintaan pasar global terhadap komoditas mineral dan produk turunannya serta pengembangan produk teknologi ramah lingkungan, Indonesia memiliki peluang besar untuk memainkan peran strategis di pasar global.

Mengakselerasi Nilai Tambah Komoditas

Sebagai holding perusahaan tambang, yang memegang mandat dari pemerintah, MIND ID melaju dengan beragam program dan proyek yang digarap untuk memberikan nilai lebih bagi bangsa dan negara. Salah satu pilar penting yang diusung adalah keberlanjutan. Pilar ini memiliki keterkaitan erat dengan pengelolaan sumber daya alam yang tetap menjaga kelestarian lingkungan, memberikan multiplier effect kepada masyarakat, serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi.

MIND ID sendiri memegang mandat dari pemerintah untuk mengelola cadangan dan sumber daya strategis, hilirisasi, dan optimalisasi komoditas mineral dan ekspansi bisnis. "MIND ID mengambil peran penting dalam pilar keberlanjutan. Grup MIND ID mengedepankan prinsip tata kelola pertambangan yang baik dan berkelanjutan," kata Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso dalam keterangan resmi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Bahlil Cerita Asal Usul...
Bahlil Cerita Asal Usul Rencana Pungutan Ekspor Nikel, Pengusaha Setengah Hati Bangun Hilirisasi
Proyek CA-EDC Chandra...
Proyek CA-EDC Chandra Asri Capai 66%, Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja
KRAS Ambil Bagian dalam...
KRAS Ambil Bagian dalam Hilirisasi Nasional Fase 2: Perkuat Kedaulatan Industri Baja Nasional
13 Proyek Hilirisasi...
13 Proyek Hilirisasi Digeber! DPR Soroti Peran Kunci Danantara untuk Ekonomi dan Lapangan Kerja
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Prabowo Dorong Percepatan...
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi di 13 Lokasi di Tanah Air
Usai Relaunching AMANAH,...
Usai Relaunching AMANAH, Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif Jadi Motor Penguatan SDM Aceh
Rekomendasi
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved