Berdayakan Jutaan Petani dengan AI, Indonesia dan Korea Luncurkan Platform GDEP
Jum'at, 15 September 2023 - 13:38 WIB
loading...
A
A
A
GDEP melibatkan jaringan yang lebih luas dari multi-pemangku kepentingan di kedua negara untuk mewujudkan visi menjadi kenyataan, menciptakan lanskap yang matang untuk inovasi dan pertumbuhan berkelanjutan. Investasi dalam platform ini diperkirakan akan melebihi USD $1 miliar.
GDEP bertujuan untuk membangun ekosistem inovasi yang menghubungkan bisnis Korea dan Indonesia serta mitra riset dan investor internasional. Misi utamanya adalah untuk memperjuangkan keberlanjutan, mendorong kesejahteraan digital, dan memajukan ekonomi digital, yang didasarkan pada tiga pilar berikut:
• Technopreneurship: Melalui kolaborasi strategis dengan riset teknologi, kekayaan intelektual atau Intellectual Property (IP), dan keahlian dari universitas dan perusahaan terkemuka di Korea dan internasional, ditambah dengan investasi asing dan dukungan pemerintah, GDEP bertujuan untuk menumbuhkan lingkungan di mana Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan startup Indonesia dan Korea dapat berkembang, berpotensi mencapai status 'unicorn'. Hal ini berpedoman pada prinsip “cross economy”.
• Perdagangan Kredit Karbon: Dengan memanfaatkan Standar Digital-ESG, GDEP akan menerapkan kerangka kerja untuk penilaian penggantian kerugian karbon dan perdagangan karbon. Strategi ini dirancang untuk memastikan bahwa para pemangku kepentingan memperoleh manfaat lebih luas dari upaya perdagangan karbon mereka.
• Pemantauan Dampak: Integrasi Indeks Digital-ESG memainkan peran penting dalam memantau kinerja portofolio. Metrik ini tidak hanya akan menilai dampak dunia nyata, tetapi juga memberikan wawasan berharga mengenai kemajuan negara dalam bidang ekonomi digital dan praktik berkelanjutan.
GDEP bertujuan untuk membangun ekosistem inovasi yang menghubungkan bisnis Korea dan Indonesia serta mitra riset dan investor internasional. Misi utamanya adalah untuk memperjuangkan keberlanjutan, mendorong kesejahteraan digital, dan memajukan ekonomi digital, yang didasarkan pada tiga pilar berikut:
• Technopreneurship: Melalui kolaborasi strategis dengan riset teknologi, kekayaan intelektual atau Intellectual Property (IP), dan keahlian dari universitas dan perusahaan terkemuka di Korea dan internasional, ditambah dengan investasi asing dan dukungan pemerintah, GDEP bertujuan untuk menumbuhkan lingkungan di mana Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan startup Indonesia dan Korea dapat berkembang, berpotensi mencapai status 'unicorn'. Hal ini berpedoman pada prinsip “cross economy”.
• Perdagangan Kredit Karbon: Dengan memanfaatkan Standar Digital-ESG, GDEP akan menerapkan kerangka kerja untuk penilaian penggantian kerugian karbon dan perdagangan karbon. Strategi ini dirancang untuk memastikan bahwa para pemangku kepentingan memperoleh manfaat lebih luas dari upaya perdagangan karbon mereka.
• Pemantauan Dampak: Integrasi Indeks Digital-ESG memainkan peran penting dalam memantau kinerja portofolio. Metrik ini tidak hanya akan menilai dampak dunia nyata, tetapi juga memberikan wawasan berharga mengenai kemajuan negara dalam bidang ekonomi digital dan praktik berkelanjutan.
(akr)
Lihat Juga :