Janji Pemerintah ke Warga Pulau Rempang, Diberikan Tanah hingga Rumah
Selasa, 19 September 2023 - 21:42 WIB
loading...
A
A
A
Bahlil juga menjelaskan perihal fasilitas yang didapat oleh warga selama masa tunggu pembangunan rumah yang diperkirakan akan memakan waktu kurang lebih 6 sampai 7 bulan. Dia menyampaikan bahwa setiap Kepala Keluarga (KK) akan mendapatkan uang untuk biaya sewa rumah dan biaya hidup selama rumah hunian tetap belum selesai dibangun.
Di sisi lain, Bahlil menegaskan bahwa investasi di Pulau Rempang sangat penting untuk menggerakan perekonomian daerah dan menciptakan lapangan pekerjaan.
"Semua tahu bahwa tidak ada negara manapun, tidak ada provinsi manapun, tidak ada pemda (pemerintah daerah) kota/kabupaten manapun yang maju hanya karena dibiayai lewat APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Tidak ada! Kita perlu investasi untuk menggerakkan perekonomian sebuah daerah dan memberikan lapangan pekerjaan," tegas Bahlil.
Baca Juga: Menteri Investasi Bertemu Warga Pulau Rempang, Ini yang Dibicarakan
Dia mengatakan telah mendengarkan aspirasi dari warga Rempang yang enggan digeser ke Pulau Galang, Batam. Bahlil mengakui bahwa saat ini rencana pemerintah memang masih akan memindahkan masyarakat terdampak ke Pulau Galang, namun ia akan mengusahakan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat agar pindah tetap di area Pulau Rempang.
Di sisi lain, Bahlil menegaskan bahwa investasi di Pulau Rempang sangat penting untuk menggerakan perekonomian daerah dan menciptakan lapangan pekerjaan.
"Semua tahu bahwa tidak ada negara manapun, tidak ada provinsi manapun, tidak ada pemda (pemerintah daerah) kota/kabupaten manapun yang maju hanya karena dibiayai lewat APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Tidak ada! Kita perlu investasi untuk menggerakkan perekonomian sebuah daerah dan memberikan lapangan pekerjaan," tegas Bahlil.
Baca Juga: Menteri Investasi Bertemu Warga Pulau Rempang, Ini yang Dibicarakan
Dia mengatakan telah mendengarkan aspirasi dari warga Rempang yang enggan digeser ke Pulau Galang, Batam. Bahlil mengakui bahwa saat ini rencana pemerintah memang masih akan memindahkan masyarakat terdampak ke Pulau Galang, namun ia akan mengusahakan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat agar pindah tetap di area Pulau Rempang.
Lihat Juga :