Podcast Aksi Nyata: Digitalisasi Jadi Tantangan UMKM Naik Kelas
Rabu, 20 September 2023 - 19:38 WIB
loading...
Bacaleg DPRD Provinsi Dapil Jawa Barat 1 Partai Perindo Epi Sutisna Podcast Aksi Nyata bertajuk Tantangan dan Peluang UMKM di Era Digitalisasi di channel YouTube Partai Perindo, Rabu (20/9/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Perkembangan teknologi menjadi tantangan bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ). Bukan hanya soal penggunaan perangkat tetapi juga terkait dengan strategi marketing yang berbeda dengan proses dagang secara konvensional.
Bacaleg DPRD Provinsi Dapil Jawa Barat 1 Partai Perindo Epi Sutisna mengatakan untuk membantu para pelaku UMKM beradaptasi dengan digitalisasi khusunya di wilayah Kota Bandung dan Cimahi. Dia melakukan pembinaan agar para pelaku UMKM bisa bersaing dan naik kelas.
"Saya membina UMKM itu dengan manajemennya dulu," kata Epi dalam siaran Podcast Aksi Nyata bertajuk "Tantangan dan Peluang UMKM di Era Digitalisasi" di channel YouTube Partai Perindo, Rabu (20/9/2023).
Baca Juga: Rapatkan Barisan Menangkan Pemilu 2024, Ini Strategi Perindo Jayapura
Tidak hanya pelatihan digital, UMKM di bawah binaan Epi juga tetap diajarkan berjualan secara konvensional. "Kalau istilah awam disuruh dagang secara manual, tapi dikasih manajemen masalah marketingnya, perencanaannya, semua kita rencanakan," jelasnya.
Bacaleg DPRD Provinsi Dapil Jawa Barat 1 Partai Perindo Epi Sutisna mengatakan untuk membantu para pelaku UMKM beradaptasi dengan digitalisasi khusunya di wilayah Kota Bandung dan Cimahi. Dia melakukan pembinaan agar para pelaku UMKM bisa bersaing dan naik kelas.
"Saya membina UMKM itu dengan manajemennya dulu," kata Epi dalam siaran Podcast Aksi Nyata bertajuk "Tantangan dan Peluang UMKM di Era Digitalisasi" di channel YouTube Partai Perindo, Rabu (20/9/2023).
Baca Juga: Rapatkan Barisan Menangkan Pemilu 2024, Ini Strategi Perindo Jayapura
Tidak hanya pelatihan digital, UMKM di bawah binaan Epi juga tetap diajarkan berjualan secara konvensional. "Kalau istilah awam disuruh dagang secara manual, tapi dikasih manajemen masalah marketingnya, perencanaannya, semua kita rencanakan," jelasnya.
Lihat Juga :