Irjen Kementan Gelar Dialog Jaga Pangan dengan Masyarakat di Labuan Bajo
Kamis, 21 September 2023 - 21:43 WIB
loading...
Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian RI, Jan S. Maringka meluncurkan inisiatif yang luar biasa, dengan menggelar Dialog Jaga Pangan di Desa Pota Wangka, Manggarai Barat, NTT, Jumat, (15/9/2023).
A
A
A
MANGGARAI BARAT - Sebagai langkah konkrit dalam memperkuat ketahan pangan nasional, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian RI, Jan S. Maringka, telah meluncurkan inisiatif yang luar biasa, dengan menggelar " Dialog Jaga Pangan" di Desa Pota Wangka, Manggarai Barat, NTT, Jumat, (15/9/2023).
Jan S. Maringka menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari program Kementrian Pertanian bertujuan untuk mempercepat pembangunan ketahanan pangan di Indonesia.
"Tiga syarat utama untuk mencapai tujuan ini adalah ketersediaan pangan yang cukup, kemudahan akses, dan keamanan pangan. Untuk mencapai hal ini, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci," ungkapnya.
Kata dia, salah satu hal yang membedakan acara ini adalah dukungan yang kuat dari Gereja Keuskupan Ruteng. Irjen Jan Maringka menyoroti peran penting gereja dalam mendukung petani-petani di daerah ini.
Baca Juga: Jaga Ketahanan Pangan, Irjen Kementan Libatkan Unsur Masyarakat
Ia juga menambahkan hal ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan inklusi tokoh agama dan masyarakat dalam upaya memastikan program-program pertanian pemerintah berjalan dengan efektif dan merata.
Irjen Jan Maringka juga menggarisbawahi pentingnya komitmen kepala daerah dalam mengawasi penerbitan peraturan daerah terkait Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B). Hal ini merupakan upaya bersama untuk melindungi dan mendukung pengelolaan dana desa berbasis pertanian.
Jan S. Maringka menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari program Kementrian Pertanian bertujuan untuk mempercepat pembangunan ketahanan pangan di Indonesia.
"Tiga syarat utama untuk mencapai tujuan ini adalah ketersediaan pangan yang cukup, kemudahan akses, dan keamanan pangan. Untuk mencapai hal ini, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci," ungkapnya.
Kata dia, salah satu hal yang membedakan acara ini adalah dukungan yang kuat dari Gereja Keuskupan Ruteng. Irjen Jan Maringka menyoroti peran penting gereja dalam mendukung petani-petani di daerah ini.
Baca Juga: Jaga Ketahanan Pangan, Irjen Kementan Libatkan Unsur Masyarakat
Ia juga menambahkan hal ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan inklusi tokoh agama dan masyarakat dalam upaya memastikan program-program pertanian pemerintah berjalan dengan efektif dan merata.
Irjen Jan Maringka juga menggarisbawahi pentingnya komitmen kepala daerah dalam mengawasi penerbitan peraturan daerah terkait Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B). Hal ini merupakan upaya bersama untuk melindungi dan mendukung pengelolaan dana desa berbasis pertanian.
Lihat Juga :