Bulog Berencana Impor Beras, Partai Perindo: Pastikan Stok Tercukupi, Kepentingan Rakyat Terpenuhi
Jum'at, 22 September 2023 - 14:23 WIB
loading...
Menanggapi rencana Perum Bulog akan impor beras dari China karena diprediksi belum ada panen raya beras di awal tahun 2024, Juru Bicara Nasional Partai Perindo, Yerry Tawalujan mengingatkan, stok beras harus aman. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Nasional Partai Perindo , Yerry Tawalujan menanggapi, rencana Perum Bulog akan impor beras dari China karena diprediksi belum ada panen raya beras di awal tahun 2024. Menurut Yerry, Perum Bulog harus segera melakukan berbagai cara untuk memastikan stok beras tercukupi.
"Bagi kami, sah-sah saja Bulog impor dari China. Yang penting stok beras nasional aman," kata Yerry kepada wartawan, Kamis (21/9/2023).
Baca Juga: Jokowi Pastikan Stok Beras Bulog Aman Capai 1,6 Juta Ton
Yerry -yang juga merupakan Bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Sulawesi Utara itu- mengimbau agar pihak Perum Bulog sebaiknya membuat daftar negara-negara penghasil beras yang bisa dijadikan pilihan, bukan hanya terpaku impor dari China saja.
"Sebaiknya Bulog membuat daftar negara-negara penghasil beras yang bisa menjadi sumber impor. Selain China, ada India, Jepang, Vietnam, Thailand, bahkan Bangladesh sebagai negara penghasil beras terbesar dunia. Jadi ada alternatif negara lain selain China, sehingga Presiden Jokowi bisa memilih, bukan hanya menyetujui pilihan yang sudah dibuat Perum Bulog," papar Yerry.
Baca Juga: Ekonom Beberkan Bahaya Bergantung pada Impor Beras
Namun demikian, Yerry menuturkan Partai Perindo sepakat dengan apa yang akan dilakukan Bulog untuk melakukan impor. Asalkan, impor beras tidak hanya berpatokan kepada salah satu negara saja.
"Bagi kami, sah-sah saja Bulog impor dari China. Yang penting stok beras nasional aman," kata Yerry kepada wartawan, Kamis (21/9/2023).
Baca Juga: Jokowi Pastikan Stok Beras Bulog Aman Capai 1,6 Juta Ton
Yerry -yang juga merupakan Bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Sulawesi Utara itu- mengimbau agar pihak Perum Bulog sebaiknya membuat daftar negara-negara penghasil beras yang bisa dijadikan pilihan, bukan hanya terpaku impor dari China saja.
"Sebaiknya Bulog membuat daftar negara-negara penghasil beras yang bisa menjadi sumber impor. Selain China, ada India, Jepang, Vietnam, Thailand, bahkan Bangladesh sebagai negara penghasil beras terbesar dunia. Jadi ada alternatif negara lain selain China, sehingga Presiden Jokowi bisa memilih, bukan hanya menyetujui pilihan yang sudah dibuat Perum Bulog," papar Yerry.
Baca Juga: Ekonom Beberkan Bahaya Bergantung pada Impor Beras
Namun demikian, Yerry menuturkan Partai Perindo sepakat dengan apa yang akan dilakukan Bulog untuk melakukan impor. Asalkan, impor beras tidak hanya berpatokan kepada salah satu negara saja.
Lihat Juga :