Biaya Logistik di Indonesia Turun 40 Persen dalam Lima Tahun
Jum'at, 22 September 2023 - 14:41 WIB
loading...
Biaya logistik di Indonesia turun 40% dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan perhitungan Bappenas, biaya logistik di Indonesia pada 2023 mencapai 14,29%. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Biaya logistik di Indonesia turun 40% dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan perhitungan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), biaya logistik di Indonesia pada 2023 mencapai 14,29% dan biaya logistik untuk kegiatan ekspor malah sudah tinggal 8,98% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Pada 2018, Bank Dunia mencatat, biaya logistik di Indonesia masih 23,8%.
“Biaya logistik dihitung berdasarkan realisasi perekonomian Indonesia sampai Tahun 2022,” kata Taufik Hanafi, Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas dalam acara “Era Baru Biaya Logistik untuk Indonesia Emas 2045, Kamis (14/9).
Baca Juga: Menko Airlangga Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Turunkan Biaya Logistik
Perhitungan biaya logistik ini merupakan hasil kolaborasi Bappenas, Kementerian Perekonomian, Badan Pusat Statistik (BPS), kalangan perguruan tinggi, dan para pelaku usaha.
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menjelaskan, trend investasi di Indonesia dalam empat tahun terakhir terus meningkat dan selalu melampaui target. Pada 2019, dengan target Rp792 triliun, realisasi investasi mencapai Rp809 triliun. Pada 2022, realisasi investasi mencapai Rp1.207 triliun, di atas target sebesar Rp1.200 triliun.
Baca Juga: Tak Main-main! Ini Dampak Mengerikan akibat Tingginya Biaya Logistik di Indonesia
Namun, menurut Suharso Monoarfa, investasi di Indonesia masih menghadapi kendala ICOR (Incremental Capital Output Ratio) yang tinggi, yakni berkisar di angka 6. Indeks ini merujuk pada efisiensi di sektor investasi.
“Biaya logistik dihitung berdasarkan realisasi perekonomian Indonesia sampai Tahun 2022,” kata Taufik Hanafi, Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas dalam acara “Era Baru Biaya Logistik untuk Indonesia Emas 2045, Kamis (14/9).
Baca Juga: Menko Airlangga Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Turunkan Biaya Logistik
Perhitungan biaya logistik ini merupakan hasil kolaborasi Bappenas, Kementerian Perekonomian, Badan Pusat Statistik (BPS), kalangan perguruan tinggi, dan para pelaku usaha.
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menjelaskan, trend investasi di Indonesia dalam empat tahun terakhir terus meningkat dan selalu melampaui target. Pada 2019, dengan target Rp792 triliun, realisasi investasi mencapai Rp809 triliun. Pada 2022, realisasi investasi mencapai Rp1.207 triliun, di atas target sebesar Rp1.200 triliun.
Baca Juga: Tak Main-main! Ini Dampak Mengerikan akibat Tingginya Biaya Logistik di Indonesia
Namun, menurut Suharso Monoarfa, investasi di Indonesia masih menghadapi kendala ICOR (Incremental Capital Output Ratio) yang tinggi, yakni berkisar di angka 6. Indeks ini merujuk pada efisiensi di sektor investasi.
Lihat Juga :