Wall Street Ditutup Anjlok Lebih 1%, Dipicu Kekhawatiran Ekonomi AS
Rabu, 27 September 2023 - 07:43 WIB
loading...
Wall Street berakhir melemah pada perdagangan, Rabu (27/9/2023). FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Indeks utama Wall Street berakhir turun lebih dari 1% pada perdagangan Selasa (26/9/2023) waktu setempat, karena imbal hasil Treasury 10-tahun mempertahankan level tertinggi dalam beberapa tahun. Hal tersebut diikuti dengan investor masih bergulat dengan prospek suku bunga tinggi dalam jangka panjang dan kekhawatiran dampak ekonomi.
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 388,00 poin, atau 1,14%, menjadi 33.618,88, S&P 500 (.SPX) kehilangan 63,91 poin, atau 1,47%, menjadi 4.273,53 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 207,71 poin, atau 1,57% menjadi 13.063,61.
Seluruh 11 sektor S&P 500 berakhir lebih rendah. Sektor teknologi kelas berat (.SPLRCT) turun 1,8%, sedangkan kelompok utilitas yang sensitif terhadap tarif (.SPLRCU) dan real estat (.SPLRCR) masing-masing turun 3,05% dan 1,8%.
Baca Juga: Kilas Balik Sejarah Dolar AS Menjadi Mata Uang Internasional
Dow Jones membukukan persentase penurunan satu hari terbesar sejak Maret, sementara ketiga rata-rata utama berakhir pada level penutupan terendah dalam lebih dari tiga bulan.
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 388,00 poin, atau 1,14%, menjadi 33.618,88, S&P 500 (.SPX) kehilangan 63,91 poin, atau 1,47%, menjadi 4.273,53 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 207,71 poin, atau 1,57% menjadi 13.063,61.
Seluruh 11 sektor S&P 500 berakhir lebih rendah. Sektor teknologi kelas berat (.SPLRCT) turun 1,8%, sedangkan kelompok utilitas yang sensitif terhadap tarif (.SPLRCU) dan real estat (.SPLRCR) masing-masing turun 3,05% dan 1,8%.
Baca Juga: Kilas Balik Sejarah Dolar AS Menjadi Mata Uang Internasional
Dow Jones membukukan persentase penurunan satu hari terbesar sejak Maret, sementara ketiga rata-rata utama berakhir pada level penutupan terendah dalam lebih dari tiga bulan.
Lihat Juga :