BTN Tawarkan 1.831 Aset Properti Kepada Para Investor

Selasa, 04 Agustus 2020 - 08:33 WIB
loading...
BTN Tawarkan 1.831 Aset...
PT Bank Tabungan Negara TBK (BTN) menawarkan aset properti murah kepada para investor. Setidaknya ada 1.831 aset dengan nilai total sekitar Rp6,06 triliun yang ditawarkan perseroan. Foto/dok
A A A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara TBK (BTN) menawarkan aset properti murah kepada para investor. Setidaknya ada 1.831 aset dengan nilai total sekitar Rp6,06 triliun yang ditawarkan perseroan.

Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, era New Normal memberikan tantangan kepada para pelaku usaha dan investor untuk tetap bertahan, kreatif, dan jeli mengambil kesempatan untuk berinvestasi. Dalam membantu para investor dan pelaku usaha menginvestasikan dananya untuk aset yang tepat, BTN menggelar Investor Gathering bertajuk “Properti Murah di Era New Normal”.

“BTN memberikan peluang bagi para investor untuk membeli ataupun mengelola aset-aset dari BTN menjadi aset yang produktif dan bermanfaat, serta dapat mendukung program pemerintah menggerakkan perekonomian nasional,” kata Pahala seusai membuka acara Investor Gathering di Jakarta, baru-baru ini.

Pahala menjelaskan, Investor Gathering yang digelar BTN bertujuan menggalang penjualan aset para debitur BTN yang tidak “performing” sekaligus sebagai salah satu strategi mendorong pemulihan aset korporasi yang tidak produktif menjadi aset produktif menghasilkan profit, baik ke BTN maupun ke investor baru. (Baca: Analisis: AS Tampaknya Coba Hadang Israel untuk Caplok Tepi Barat)

“Aset tersebut berupa tanah, resort/kondotel, perkantoran, apartemen, gudang, perumahan, hingga pabrik yang bisa dikelola atau dijual kembali oleh para investor. Harga yang kami tawarkan ke investor sangat miring, karena hanya harga pokok dengan bunga yang bisa dinegosiasikan atau negotiable sehingga menarik untuk investor,” kata Pahala.

Pada kesempatan sama, Direktur Remedial and Wholesale Risk BTN Elisabeth Novie Riswanti menjelaskan, dalam acara Investor Gathering setidaknya ada 1.831 aset dengan nilai total sekitar Rp6,06 triliun yang ditawarkan BTN, baik berupa proyek perumahan, proyek apartemen, rumah, kos atau kontrakan, perkantoran, unit apartemen, pabrik, ruko, hingga gudang yang tersebar di Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi.

“Kami memberikan informasi selengkap-lengkapnya kepada calon investor agar mereka bisa menghitung nilai investasi, kemungkinan keuntungan yang mereka terima dalam jangka panjang sehingga ke depan mereka bisa memproyeksikan imbal hasil investasi atau return of investment mereka,” kata Novie.

Dia optimistis proyek perumahan masih prospektif mengingat tingginya backlog perumahan dan kebutuhan rumah. “Lokasi akan menjadi pertimbangan utama, selain faktor kelengkapan dokumen. Namun demikian, investor yang tertarik akan dilakukan due diligence untuk mengonfirmasi potensi dan prospek dari aset yang kami jual atau lelang,” ujar Novie. (Baca juga: Juli Terjadi Deflasi, Biaya Sekolah Tetap Mahal)

Untuk mendapatkan aset tersebut, investor cukup mengajukan form minat dan petugas dari BTN akan memproses lebih lanjut para investor untuk ikut serta dalam lelang dan proses due diligence. “Proses dan mekanisme lelang maupun mekanisme lain untuk pengambilalihan aset tersebut, kami lakukan sesuai ketentuan lelang atau peraturan perundangan yang berlaku agar memenuhi aspek legalitas,” kata Novie.

Adapun dalam Investor Gathering yang digelar, BTN mematok target penjualan aset sebesar Rp1 triliun terdiri dari Rp800 miliar dari penjualan aset, seperti perkantoran, pabrik, gudang, proyek apartemen, dan proyek perumahan, serta Rp200 miliar dari penjualan aset perumahan atau unit apartemen. “Penjualan dan pelelangan aset merupakan strategi yang cukup efektif dalam recovery aset BTN yang tahun ini kami harapkan bisa menembus Rp3 triliun, acara ini akan rutin kami agendakan,” kata Novie. (Baca juga: Mengaku HRD, Sopir Angkot Peras dan Tiduri 4 Wanita Pencari Kerja)

Selain dengan Investor Gathering, BTN sejak setahun terakhir gencar mempromosikan portal www.rumahmurahbtn.co.id. Portal yang disediakan bagi para peminat rumah murah yang merupakan agunan kredit BTN yang sudah tidak performing.

“Peminat dapat langsung memilih dan menghubungi langsung petugas kami agar bisa didaftarkan dalam proses lelang aset tersebut, kami buat semudah mungkin diakses, sehingga semua kalangan dapat membeli rumah lelang,” kata Novie. (Lihat videonya: Seorang Bocah Jadi korban begal di Depan Rumahnya Sendiri)

Terkait dengan lelang, Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan DJKN Kemenkeu Joko Prihanto sepakat proses lelang saat ini dipermudah dan tetap aman. Pemerintah melalui DJKN sudah membuka ruang bagi masyarakat agar mudah mengikuti fasilitas lelang yang bisa diakses melalui www.lelang.go.id dan aplikasinya pun sudah bisa diunduh ke ponsel. Dengan mengikuti lelang, Joko menilai, masyarakat secara tidak langsung ikut membantu pemerintah dalam memulihkan aset pemerintah dan menggerakkan ekonomi.

“Jika seluruh properti yang dilelang BTN ini terjual semua, maka nilai barang akan meningkat, rumah terjual akan ada transaksi, peredaran barang, jasa, renovasi, dampak pergerakan ekonomi ini akan luar biasa,” tutur Joko. (Rakhmat Baihaqi)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Buka BRImo, Langsung...
Buka BRImo, Langsung Jadi Investor Syariah bareng Syailendra Capital!
Mengukur Potensi Properti...
Mengukur Potensi Properti dan Bisnis dari Arah Perkembangan Kawasan
Qavah Group Fasilitasi...
Qavah Group Fasilitasi Ekspansi Investor China ke Pasar Indonesia
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Ketua OJK Tekankan Kepercayaan Investor
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Rekomendasi
Bukan Sekadar Cantik,...
Bukan Sekadar Cantik, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Surabaya Tunjukkan Kualitas dan Bakat
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Berita Terkini
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved