Resmi Dilantik Jadi Plt. Mentan, Arief Prasetyo Mengaku Punya Banyak Tugas

Senin, 09 Oktober 2023 - 13:04 WIB
loading...
Resmi Dilantik Jadi...
Arief Prasetyo Adi mengungkap tugasnya menjadi Plt. Mentan. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi telah resmi ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Plt. Menteri Pertanian . Arief menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang sebelumnya mengundurkan diri.

Baca juga: Profil Arief Prasetyo Adi, Plt Mentan Gantikan Syahrul Yasin Limpo

Arief mengakui diberikan tugas yang cukup banyak oleh Presiden untuk mengurusi masalah di Kementerian Pertanian. Terutama yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas pertanian untuk menjaga ketahanan pangan.

"Ada banyak (tugas dari Presiden) segini (sambil tangannya menunjuk ke atas)," ujar Arief di Kantor Pusat Kementan, Senin (9/10/2023).

Lebih lanjut, Arief memaparkan beberapa masalah yang menjadi fokus tugas di Kementan. Seperti masalah beras dalam rangka menjaga ketahan pangan, peningkatan produksi petani, masalah tata kelola pupuk, baik untuk pupuk subsidi maupun nonsubsidi, dan lainnya.

"Jadi nomor satu pupuk, sekarang saya lagi detailin pupuk. Ada 26 ribu outlet lebih punya PIHC (Pupuk Indonesia Holding Copany) akan saya kontrol semuanya. Harus ada pupuk, baik komersial maupun subsidi," sambung Arief.

Menurutnya, sinergi dan kolaborasi adalah kunci untuk menguatkan sektor pangan dan pertanian. Menurutnya, peran dan fungsi Kementan yang berfokus pada produksi pangan menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola pangan nasional.

"Tentunya dengan penugasan dari Bapak Presiden sebagai Plt. Mentan ini kita berharap dapat mengakselerasi pembangunan pertanian yang semakin menguatkan peran dan fungsi Kementan yang berfokus pada peningkatan produksi pangan, daya saing pertanian, dan kesejahteraan petani." ujar Arief.

Arief mengatakan bahwa sektor pertanian selama ini merupakan sektor strategis yang memiliki potensi besar pada peningkatan daya saing baik melalui hilirisasi ataupun jumlah produksi.

Baca juga: Daftar Lengkap 5 Kasubdit Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Anak Buah Kombes Ade Safri

"Satu per satu kita akan beresin ya kemudian Bulog juga sama teman-teman di Bulog harus melakukan penyerapan dalam negeri. Tetapi kalau produksinya belum tinggi, Bulog jangan masuk dulu. Karena itu fokus kami adalah menyiapkan CPP (cadangan pangan pemerintah). Di sinilah saya perlu BUMN di bidang pangan seperti Id Food," pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
El Nino Mengintai, Mentan...
El Nino Mengintai, Mentan Amran Instruksikan Perkuat Infrastruktur Pengairan Nasional
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Rekomendasi
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Berita Terkini
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved