Impor Barang Murah China Dinilai Meresahkan Iklim Industri dalam Negeri

Selasa, 10 Oktober 2023 - 12:39 WIB
loading...
Impor Barang Murah China...
Barang impor China yang berharga murah mematikan produk dalam negeri. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Langkah pemerintah memutuskan untuk memperketat masuknya sejumlah barang impor ke pasar dalam negeri dinilai sudah tepat. Keputusan tersebut diharapkan bisa menjaga pangsa pasar produk dalam negeri , sebab sejumlah barang impor jauh lebih murah dibandingkan dengan barang yang dibuat di dalam negeri.

Baca juga: Erick Thohir Izinkan BUMN Lakukan Impor Asalkan dengan Syarat

"Memang kehadiran dari impor barang konsumsi sudah meresahkan dan sudah menggangu iklim industri dalam negeri," kata Nailul Huda, ekonom Indef, dalam Market Review IDXChannel, Selasa (10/10/2023).

Ia mengatakan bahwa saat ini banyak brand Indonesia yang sedang dalam berkembang. Ketika barang impor masuk ke Indonesia, akan mengganggu brand tersebut.

Ia mencontohkan bahwa beberapa waktu lalu, industri batik di Indonesia sedang naik daun dan permintaan sedang tinggi-tingginya. Akan tetapi ketika batik impor dari China masuk dengan harga murah, permintaan batik Indonesia mengalami penurunan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Pinjol Jadi Favorit...
Pinjol Jadi Favorit Warga RI, Pendanaan Tembus Rp92,92 Triliun
Perkuat Belanja Infrastruktur,...
Perkuat Belanja Infrastruktur, Kementerian PU Raih Penghargaan P2DN 2025
Menilik Kekhawatiran...
Menilik Kekhawatiran di Balik Angka Stabilitas Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen
Infrastruktur Industri...
Infrastruktur Industri Jadi Magnet Baru Investor Global
Genjot Produk Dalam...
Genjot Produk Dalam Negeri, Kadin Indonesia Siap Jembatani Dunia Usaha dengan Pemerintah
KPK Sita Mobil dan Uang...
KPK Sita Mobil dan Uang Rp1 Miliar terkait Kasus Suap Impor Barang Bea Cukai
Anggota DPR Sesalkan...
Anggota DPR Sesalkan Dirut PT Agrinas Tak Hadiri RDP Terkait Impor 105.000 Mobil India
Dasco Minta Impor Mobil...
Dasco Minta Impor Mobil Pikap dari India Ditunda, Great Institute: Cerminan DPR Pro Industri Dalam Negeri
Rekomendasi
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Berita Terkini
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Infografis
Tunjangan Beasiswa LPDP...
Tunjangan Beasiswa LPDP Dalam Negeri Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved