Genjot Produk Dalam Negeri, Kadin Indonesia Siap Jembatani Dunia Usaha dengan Pemerintah

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 22:57 WIB
loading...
Genjot Produk Dalam...
Forum bisnis Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) dan Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (1/8/2025). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia, Andi Muhammad Yuslim Patawari menekankan, pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dengan pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) melalui belanja pemerintah .

Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam forum bisnis Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) dan Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (1/8/2025).

Dalam seminar yang mengangkat tema “Transformasi Layanan Kesehatan Melalui Digitalisasi dan Pengadaan Berkelanjutan Menuju Indonesia Sehat 2045” ini menjadi platform strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), Imam Subagyo dan Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Andi Yuslim Patawari: Kadin Jatim Harus Jadi Penyokong Terbesar Ekonomi Indonesia

Dalam kesempatannya, Andi Muhammad Yuslim Patawari atau yang akrab disapa AYP, mengapresiasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) atas terselenggaranya forum tersebut.

“Kami dari Kadin, sebagai institusi yang menjadi platform inklusif, berterima kasih atas forum ini. Kadin siap menjembatani dunia usaha dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan yang ada,” ujar AYP.

Lebih lanjut, AYP yang juga menjabat sebagai Plt. Sekjen Partai Perindo, menyoroti peran krusial digitalisasi dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Menurutnya, digitalisasi dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Solusi Logistik Modern:...
Solusi Logistik Modern: Kunci Sukses Bisnis Tekan Biaya dan Efisiensi Operasional
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Rekomendasi
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved