Komposisi Dana Murah BRI Semakin Kokoh: Tembus Rp815 Triliun
Rabu, 11 Oktober 2023 - 17:40 WIB
loading...
Layanan digital BRI sukses naikan perolehan dana murah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk ( BRI ) melalui berbagai inisiatif strategis mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Upaya itu dilakukan dengan penguatan layanan digital untuk memperluas jangkauan bisnis, tak terkecuali di segmen terkecil di berbagai ekosistem.
Baca juga: Kualitas Penyaluran Kredit BRI Makin Sehat, Semester I Capai Rp1.202,1 T
Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha mengatakan, salah satu fokus BRI dari perluasan layanan digital perbankan berbasis ekosistem adalah mengoptimalkan penghimpunan dana murah (current account saving account/CASA).
“Harapannya, tak hanya memberikan manfaat bagi nasabah, tapi juga dapat menyentuh seluruh segmen termasuk stakeholder,” ucap Arga dalam keterangannya dikutip Rabu (11/10/2023).
Setidaknya ada tujuh ekosistem yang menjadi target untuk penguatan layanan digital BRI, yakni trade centers (retail, mall, pasar modern dan pasar tradisional), fintech (e-commerce, P2P & POS lending providers, asset management), supplier/agen gas dan LPG, lalu sektor FMCG (Fast Moving Consumer Good), pendidikan, rumah sakit dan transportasi.
Tak hanya itu, perseroan juga fokus memperkuat akuisisi merchant dengan mempertajam ekspansi dan orientasi pada merchant-merchant yang berada di kawasan hotspot seperti pusat kuliner, pasar tradisional, pusat perbelanjaan (mall) dan big market.
“Kami juga terus mendorong peningkatan transaksi digital pada nasabah eksisting, mengoptimalkan big data untuk memperkuat pemahaman customer behavior dan memberi solusi keuangan terintegrasi dan memanfaatkan big data untuk identifikasi peluang-peluang ke depan,” ungkapnya.
Baca juga: Kualitas Penyaluran Kredit BRI Makin Sehat, Semester I Capai Rp1.202,1 T
Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha mengatakan, salah satu fokus BRI dari perluasan layanan digital perbankan berbasis ekosistem adalah mengoptimalkan penghimpunan dana murah (current account saving account/CASA).
“Harapannya, tak hanya memberikan manfaat bagi nasabah, tapi juga dapat menyentuh seluruh segmen termasuk stakeholder,” ucap Arga dalam keterangannya dikutip Rabu (11/10/2023).
Setidaknya ada tujuh ekosistem yang menjadi target untuk penguatan layanan digital BRI, yakni trade centers (retail, mall, pasar modern dan pasar tradisional), fintech (e-commerce, P2P & POS lending providers, asset management), supplier/agen gas dan LPG, lalu sektor FMCG (Fast Moving Consumer Good), pendidikan, rumah sakit dan transportasi.
Tak hanya itu, perseroan juga fokus memperkuat akuisisi merchant dengan mempertajam ekspansi dan orientasi pada merchant-merchant yang berada di kawasan hotspot seperti pusat kuliner, pasar tradisional, pusat perbelanjaan (mall) dan big market.
“Kami juga terus mendorong peningkatan transaksi digital pada nasabah eksisting, mengoptimalkan big data untuk memperkuat pemahaman customer behavior dan memberi solusi keuangan terintegrasi dan memanfaatkan big data untuk identifikasi peluang-peluang ke depan,” ungkapnya.
Lihat Juga :