Kolaborasi dalam Ekosistem Digital Mampu Tambah Jumlah Nasabah

Kamis, 12 Oktober 2023 - 19:14 WIB
loading...
Kolaborasi dalam Ekosistem...
Bank digital harus berkolaborasi dalam ekosistem digital. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Strategi aktif PT Bank Jago Tbk (ARTO) berkolaborasi dengan ekosistem digital cukup efektif meningkatkan jumlah nasabah . Nasabah Bank Jago kini mencapai 9 juta, termasuk 7,4 juta nasabah funding pengguna aplikasi Jago per September 2023 lalu.

Baca juga: Per Agustus, LPS Jamin 546 Juta Rekening Nasabah Perbankan

Jika dibandingkan pada September 2022 yang sebanyak 5,3 juta nasabah, jumlah nasabah ini bertumbuh 74% atau sebanyak 3,7 juta nasabah.

Direktur Utama Bank Jago Arief Harris Tandjung mengungkap, pertumbuhan nasabah tidak terlepas strategi kolaborasi dengan ekosistem digital. Sekitar 35% nasabah Bank Jago berasal dari kolaborasi dengan ekosistem strategis mereka, yaitu ekosistem GoTo (Gojek-Tokopedia).

“Kami selalu percaya, kolaborasi antara perusahaan financial technology dengan bank akan memberikan sesuatu yang positif kepada konsumen. Ada hal yang bisa mereka (fintech) lakukan, mungkin bank tidak bisa melakukannya. Di saat yang sama, ada hal yang tidak bisa mereka lakukan karena secara regulasi tidak memungkinkan, bisa dilakukan oleh bank,” tutur Arief dikutip Kamis (12/10/2023).

Pengamat perbankan dari Binus University, Doddy Ariefianto, pun mengapresiasi pecapaian yang telah dibukukan oleh Bank Jago. Capaian ini menjadi bukti bahwa masuknya perseroan ke dalam salah satu ekosistem terbesar di Indonesia, yaitu GoTo, akan memperluas jangkauan produk dan layanan perbankan digital kepada masyarakat.

Di sisi lain konsumen ekosistem digital juga akan mendapat nilai tambah dalam urusan keuangan di ekosistem yang mereka gunakan.

“Menarik sekali. Pertumbuhan nasabah sebanyak 3,7 juta menjadi 9 juta itu saya pikir luar biasa. Dan saya sangat apresiasi itu,” jelas Doddy.

Tantangan selanjut ujar Doddy adalah strategi bank Jago ke depan bisa mempertahankan pertumbuhan jumlah nasabah yang sudah diraihnya. Ia melihat persaingan bank digital atau bank yang benar-benar murni digital (tanpa kantor cabang) saat ini adalah melawan bank konvensional yang telah mengadopsi sistem digital.

Artinya jika Bank Jago tidak melakukan inovasi-inovasi baru dengan melakukan kolaborasi dengan GoTo, tentunya bisa kalah. Mengingat bank-bank besar saat ini memiliki modal sangat banyak untuk bersaing.

“Tinggal bagaimana dia bisa jagain pecapaian ini dari bank-bank lain. Karena terkait layanan digitalisasi bukan sekedar pilihan, melainkan sudah menjadi sebuah keharusan bagi bank-bank besar,” pungkasnya.

Baca juga: 11 Inovasi Pasukan Zionis yang Kecanggihannya di Atas Rata-rata

Seperti diketahui, berdasarkan laporan keuangan bulanan Agustus 2023, dana pihak ketiga (DPK) Bank Jago sudah mencapai Rp 10,4 triliun. Current account saving account (CASA) mendominasi komposisi DPK sebesar 73% atau senilai Rp 7,6 triliun, sedangkan sisanya merupakan deposito sebesar 27%.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Menang Undian Tabungan...
Menang Undian Tabungan Dahsyat MNC Bank, Nasabah Manfaatkan untuk Kuliah Anak
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Rekomendasi
Ruben Onsu Kesal Diawasi...
Ruben Onsu Kesal Diawasi Giorgio saat Bertemu Anak : Saya Ortu Kandungnya
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved