Tingkatkan Ekonomi, Istri Nelayan Sedulur Ganjar Produksi Keripik Pisang

Jum'at, 13 Oktober 2023 - 09:30 WIB
loading...
Tingkatkan Ekonomi,...
Sukarelawan Wanita Nelayan Sadulur Ganjar membangun rumah produksi keripik pisang yang dikelola istri dari para nelayan di Pangandaran, Jawa Barat. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sukarelawan Wanita Nelayan Sadulur Ganjar membangun rumah produksi keripik pisang yang dikelola istri dari para nelayan di Pangandaran, Jawa Barat.

Mereka menamai produknya 'Keripik Pisang Renyah' dengan tagline 'Sekali Gigit Pasti Ketagihan'. Rumah produksi ini mampu menghasilkan 100 pcs keripik per hari dengan harga jual berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per pcs.

Hal ini tidak hanya menciptakan identitas kuliner khas daerah Buniayu tetapi juga memberikan peluang pendapatan tambahan bagi para istri nelayan yang berjuang untuk membangun masa depan yang lebih cerah.

"Alhamdulillah, untuk saat ini baru menembus 100 pcs per hari dengan harga jual sekitar Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu per pcs," kata penanggungjawab rumah produksi, Dede Rina dalam siaran pers, Kamis (12/10/2023).

Baca Juga: Ziarah ke Makam KH Muhammad Syakrim, Ganjar: Beliau Selalu Ajarkan Nilai-nilai Islami

Rina mengatakan rumah produksi ini baru dirintis dengan memberdayakan para istri nelayan. Kedepan, ia berharap produksi pisang ini terus meningkat dan bisa mempekerjakan banyak orang, serta meningkatkan perekonomian masyarakat. "Harapannya, usaha kami bisa lebih berkembang, biar bisa membantu perekonomian masyarakat juga," ucapnya.

Koordinator Wilayah Wanita Nelayan Sadulur Ganjar Buniayu, Herni, menjelaskan bahwa rumah produksi ini adalah langkah nyata untuk memberdayakan istri-istri nelayan, menciptakan lapangan kerja, dan merangsang perekonomian lokal. Ia berharap produk ini mampu bersaing di tingkat lokal, nasional hingga internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Rekomendasi
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved