9 Tahun Kiprah WSBP: Sokong Proyek-proyek Infrastruktur Besar

Senin, 16 Oktober 2023 - 14:53 WIB
loading...
9 Tahun Kiprah WSBP:...
WSBP banyak mendukung proyek pembangunan jalan tol. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Selama 9 tahun, PT Waskita Beton Precast Tbk ( WSBP ) telah menyuplai proyek-proyek besar infrastruktur di Indonesia seperti jalan tol, bendungan, jembatan, bandara, gedung, hotel, infrastruktur perkeretaapian, rumah tahan gempa hingga hunian dengan sistem prefabrikasi (modular).

Baca juga: 170 Proyek Strategis Nasional Sudah Rampung, Investasinya Tembus Rp1.299 Triliun

“Kualitas infrastruktur yang WSBP bangun berawal dari sebuah ide dan inovasi produk yang kami kembangkan hingga lahir sebagai produk precast dan readymix yang siap mendukung pembangunan infrastruktur,”ujar Fandy Dewanto, VP of Corporate Secretary, dalam keterangannya, Senin (16/10/2023).

Selain itu SDM yang kompeten, inovasi produk, serta teknologi yang digunakan menjadi sumber daya unggul bagi perusahaan. Seluruh karya infrastruktur ini disuplai oleh WSBP sebagai perusahaan manufaktur precast dan readymix besar di Indonesia.

Berbagai produk berkualitas dihasilkan langsung dari precast plant, batching plant, dan quarry WSBP yang tersebar di wilayah Indonesia mulai dari Pulau Sumatra hingga Sulawesi. Berbagai produk yang dihasilkan antara lain spun pile, girder (PC-I, PC-T, PC-U, Box), CCSP, tetrapod, readymix, square pile, u-ditch dan produk lainnya.

Tidak hanya itu, WSBP juga menciptakan sebuah inovasi produk seperti spun pile berdiameter 1,2 meter dan panjang 5 meter (merupakan produk spun pile pertama di Indonesia dan Asia Tenggara), tiang listrik beton, bantalan rel kereta api tipe 1067 dan 1435, Penampang PC-I girder menjadi Semi T Girder, Pretensioned Spun High Strength Concrete (PHC).

Dari beragam jenis produk dan inovasi produk yang dikembangkan WSBP untuk menyuplai proyek infrastruktur sejak tahun 2014 hingga September 2023, tercatat jumlah penjualan produk spun pile lebih dari 2 juta batang dan PC-I girder dengan angka penjualan lebih dari 13 ribu batang.

“Produk spun pile menjadi yang tertinggi atau banyak disuplai untuk proyek-proyek,”ungkapnya.

Penjualan produk lainnya yang banyak disuplai dalam jangka waktu 9 tahun terakhir antara lain full slab, CCSP, tetrapod, barrier, lining, PC-U girder, dan u-ditch. Tidak hanya dari produk precast, beton cair atau readymix WSBP juga menjadi produk andalan yang digunakan untuk berbagai proyek, dengan volume total penjualan lebih dari 16 juta m3.

“Readymix ini kami produksi di batching plant yang tersebar di Indonesia maupun batching plant di dalam precast WSBP untuk mendukung produksi produk beton precast,”ujar Fandy.

Proyek besar yang disuplai oleh WSBP dalam jangka waktu 9 tahun terakhir ini antara lain Jalan Tol Bali Mandara (jalan tol di atas laut pertama di Indonesia), Trans-Jawa (Jalan Tol JakartaCikampek Elevated hingga di Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo di Jawa Timur), Trans-Sumatra (Jalan Tol Kuala Tanjung hingga Kayu Agung-Palembang-Betung).

Saat ini WSBP juga sedang fokus untuk menyelesaikan suplai untuk proyek IKN yaitu Pembangunan Gedung Sekretariat Presiden dan Bangunan Pendukung Kawasan Istana Kepresidenan RI, Jalan Kerja/Logistik IKN (KIPP) Paket Pembangunan Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4, dan Jalan Tol IKN Simpang Tempadung - Jembatan Pulau Balang.

“Kami menilai IKN adalah suatu peluang yang sangat bagus karena berpeluang menyerap kebutuhan yang menjadi core business perusahaan,”ujarnya.

WSBP juga akan terus jeli melihat berbagai peluang infrastruktur di IKN. Adanya permintaan yang tinggi terhadap produk-produk ini juga membuat WSBP meningkatkan komitmen untuk menjaga kualitas produk.

Baca juga: Berkah Doa Ibu, Ini Kisah Mujab, Alumnus UI Penerima Beasiswa LPDP ke Inggris

Melalui kebijakan ini WSBP berupaya untuk meningkatkan kinerja perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan dengan membuat produk dan jasa yang berkualitas dan pengiriman tepat waktu.

“Kami ingin memberikan layanan dan mutu produk terbaik untuk seluruh pelanggan,” kata Fandy.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
TNI Hidupkan Desa yang...
TNI Hidupkan Desa yang Lama 'Mati Suri' di Pedalaman Jambi
Turun ke Lapangan, Danrem...
Turun ke Lapangan, Danrem 042/Gapu Pastikan TMMD Tepat Sasaran
Rekomendasi
Dr. Suzanne Huurman,...
Dr. Suzanne Huurman, Satu-Satunya Kepala Medis Perempuan di Piala Dunia 2026
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved