alexa snippet

Banteng Wulung Jadi Simbol Bursa Efek Indonesia

Banteng Wulung Jadi Simbol Bursa Efek Indonesia
Banteng Wulung seberat 7 ton diresmikan sebagai simbol Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam Stock Code Fun Walk memperingati 40 tahun diaktifkannya pasar modal Indonesia. Foto/Yanuar Riezqi Yovanda
A+ A-
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadikan patung Banteng Wulung sebagai simbol lembaga pasar modal tersebut. Peresmian Banteng Wulung seberat 7 ton ini dilakukan dalam kegiatan Stock Code Fun Walk memperingati 40 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengemukakan, patung Banteng Wulung dibuat dari bahan khusus. Jika di negara lain memakai perunggu maka Banteng Wulung berasal dari fosil kayu berusia jutaan tahun serta dilapisi guratan emas.

"Kalau di negara lain terbuat dari perunggu, ini dari fosil kayu 2,5 juta tahun asal Banten. Patung ini dibuat dari pemahat di Bali dengan mengambil cerita Pasundan Bali," ujarnya di BEI, Jakarta, Minggu (13/8/2017).

Atas dijadikannya Banteng Wulung sebagai simbol BEI, Tito berharap pasar modal Indonesia bisa terus berkembang serta lebih dekat ke masyarakat. Sehingga, literasi keuangan dapat meningkat.

"Kita akan menjadi saksi sejarah simbol banteng yang ditandatangani Jokowi. Banteng jadi karakter di pasar saham," katanya.

Hadir dalam peresmian Banteng Wulung ini, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso.



(dmd)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top