30 Penumpang Tertinggal Kereta Cepat, KAI Daop 2 Beberkan Penyebab KA Feeder Telat

Kamis, 19 Oktober 2023 - 17:24 WIB
loading...
30 Penumpang Tertinggal...
KA feeder yang mengalami gangguan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung angkat bicara soal penumpang yang tertinggal kereta cepat Whoosh lantaran KA feeder mengalami gangguan. Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Mahendro Trang Bawaono membenarkan keterlambatan yang mengakibatkan penumpang tertinggal kereta cepat Whoosh .

Baca juga: Waduh! Pertama Kali Terjadi, Puluhan Penumpang Tertinggal Kereta Cepat Whoosh

Mahendro mengatakan keterlambatan tersebut lantaran adanya gangguan pada sistem bahan bakar di KA Feeder di Stasiun Bandung yang mengakibatkan terlambat sampai di Stasiun Padalarang.

"Jadi memang tadi pagi, untuk KA feeder dengan nomor 7441, keberangkatan dari Stasiun Bandung pukul 06.22 WIB mengalami gangguan pada sistem bahan bakar yang mengakibatkan keterlambatan datang di Stasiun Padalarang," katanya saat dihubungi MNC Portal, Kamis (19/10/2023).

Mahendra mengatakan akibat keterlambatan tersebut, terdapat total 31 penumpang dari 50 penumpang yang mengalami keterlambatan KA feeder.

"Yang terlambat 31 dari 50 penumpang KA feedernya. Tidak cukup waktu akibat kelambatan, karena masih ada proses boarding dan verifikasi untuk naik Whoosh," katanya.

Mahendro menambahkan 30 penumpang yang mengalami keterlambatan sudah bisa naik kereta cepat Whoosh pada pukul 09.02 WIB. Dan 1 penumpang lainya membatalkan perjalanan.

"Atas kejadian tersebut, KAI Daop 2 memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh penumpang yang tertinggal Whoosh," katanya.

Baca juga: Banding Ditolak, Mario Dandy Tetap Dihukum 12 Tahun Penjara

Untuk mengantisipasi keterlambatan karena gangguan KA feeder, Mahendro mengatakan pihaknya akan mengintensifkan perawatan. "Kami akan memastikan keandalan sarana (KA feeder) dengan mengintensifkan perawatan berkala," katanya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri
KCIC Pasang Target Penumpang...
KCIC Pasang Target Penumpang Whoosh 30.000 per Hari di 2028
Sambut Libur Panjang,...
Sambut Libur Panjang, Whoosh Beri Diskon Rombongan hingga 20 Persen
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Potret Transportasi...
Potret Transportasi Tradisional untuk Menyeberangi Sungai Cisadane
Rekomendasi
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved