Teruntuk Digital Savvy, BTPN Luncurkan Jenius QR untuk Pembayaran Non-Tunai
Selasa, 04 Agustus 2020 - 23:03 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Jenius, solusi life finance dari Bank BTPN , kembali meluncurkan fitur terbaru yaitu Jenius QR. Fitur ini demi kenyamanan bertransaksi masyarakat terutama mereka yang melek teknologi alias digital savvy.
Jenius QR memudahkan bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai atau kartu debit, langsung memotong Saldo Aktif, dan tanpa perlu berpindah aplikasi.
Digital Banking Business Product Head Bank BTPN Waasi Sumintardja menjelaskan, fitur terbaru ini merupakan hasil proses kokreasi. Jenius mendengar kebutuhan para digital savvy akan cara pembayaran yang semakin mudah dan simpel, salah satunya layanan transaksi non-tunai.
"Untuk itu, kami memperkenalkan Jenius QR sebagai metode pembayaran baru secara non-tunai untuk transaksi yang lebih simpel, cerdas, dan aman karena transaksi tersebut langsung terhubung dengan Saldo Aktif dan tercatat di Transaction History," ujar Waasi di Jakarta, Selasa (4/8/2020).
Dia mengungkapkan, masa adaptasi kebiasaan baru telah mengubah kebiasaan dan cara dalam melakukan segala hal, termasuk dalam mengakses kebutuhan finansial hingga pengalokasian dana agar dapat bertahan di tengah situasi saat ini.
Berdasarkan “Jenius Study: Perilaku Masyarakat Digital Savvy Selama Masa Adaptasi Kebiasaan Baru” kepada 307 masyarakat digital savvy Indonesia, ditemukan bahwa 52% responden masih menjalankan working from home dan 48% telah working form office.
Jenius QR memudahkan bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai atau kartu debit, langsung memotong Saldo Aktif, dan tanpa perlu berpindah aplikasi.
Digital Banking Business Product Head Bank BTPN Waasi Sumintardja menjelaskan, fitur terbaru ini merupakan hasil proses kokreasi. Jenius mendengar kebutuhan para digital savvy akan cara pembayaran yang semakin mudah dan simpel, salah satunya layanan transaksi non-tunai.
"Untuk itu, kami memperkenalkan Jenius QR sebagai metode pembayaran baru secara non-tunai untuk transaksi yang lebih simpel, cerdas, dan aman karena transaksi tersebut langsung terhubung dengan Saldo Aktif dan tercatat di Transaction History," ujar Waasi di Jakarta, Selasa (4/8/2020).
Dia mengungkapkan, masa adaptasi kebiasaan baru telah mengubah kebiasaan dan cara dalam melakukan segala hal, termasuk dalam mengakses kebutuhan finansial hingga pengalokasian dana agar dapat bertahan di tengah situasi saat ini.
Berdasarkan “Jenius Study: Perilaku Masyarakat Digital Savvy Selama Masa Adaptasi Kebiasaan Baru” kepada 307 masyarakat digital savvy Indonesia, ditemukan bahwa 52% responden masih menjalankan working from home dan 48% telah working form office.
Lihat Juga :