Telkomsel Bergabung di Program Terampil di Awan bersama AWS, Implementasikan ESG untuk Tingkatkan Talenta Digital Indonesia
Minggu, 22 Oktober 2023 - 15:58 WIB
loading...
Telkomsel bergabung bersama Amazon Web Service (AWS), yang berkolaborasi dengan Yayasan Sagasitas Indonesia dalam program Terampil di Awan. (Foto: Telkomsel)
A
A
A
JAKARTA - Melanjutkan peran sebagai social impact enabler yang senantiasa berupaya menciptakan dampak sosial positif terhadap kemajuan masyarakat, Telkomsel bergabung bersama Amazon Web Service (AWS), yang berkolaborasi dengan Yayasan Sagasitas Indonesia dalam program "Terampil di Awan".
Program strategis tersebut bertujuan mengakselerasi kapabilitas sekaligus pemenuhan kebutuhan talenta digital Indonesia melalui pelatihan pengenalan cloud computing (komputasi awan) dan dasar-dasar pemrograman website, kepada pelajar, tenaga pengajar, dan komunitas dengan berbagai latar belakang. Dengan semangat inklusivitas, keberagaman, dan kesetaraan, program dimulai dengan Pelatihan Digital bagi lebih dari 250 siswa-siswi berkebutuhan khusus dari beberapa Sekolah Luar Biasa (SLB) dan SMA di wilayah Jakarta dan sekitarnya, (12/10).
![Telkomsel Bergabung di Program]()
Program Terampil di Awan yang akan berlangsung hingga Desember 2023 menjadi bagian kolaborasi aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel dan diimplementasikan secara berkelanjutan sebagai perwujudan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.
Direktur Utama Hendri Mulya Syam menjelaskan, "Dalam mewujudkan Visi Indonesia Digital 2045, Indonesia perlu meningkatkan persentase tenaga kerja sektor teknologi informasi dan komunikasi hingga 7,3 persen dari total seluruh tenaga kerja nasional[1]. Guna mengakselerasikan pencapaian tersebut, Telkomsel berkomitmen untuk terus membuka peluang kolaborasi yang memungkinkan peningkatan literasi, kecakapan, keahlian, dan keterampilan digital masyarakat. Mengedepankan aspek ‘Social’ dalam implementasi prinsip ESG, Telkomsel berharap dukungan untuk program Terampil di Awan yang diinisiasi AWS bersama Yayasan Sagasitas Indonesia dapat memperkuat ekosistem teknologi secara inklusif, terutama di komunitas penyandang disabilitas, sekaligus memastikan pendidikan merata dan setara yang berkelanjutan, dengan memperluas akses kepada pelatihan digital dasar dan lanjutan dalam pemanfaatan teknologi komputasi awan."
Program strategis tersebut bertujuan mengakselerasi kapabilitas sekaligus pemenuhan kebutuhan talenta digital Indonesia melalui pelatihan pengenalan cloud computing (komputasi awan) dan dasar-dasar pemrograman website, kepada pelajar, tenaga pengajar, dan komunitas dengan berbagai latar belakang. Dengan semangat inklusivitas, keberagaman, dan kesetaraan, program dimulai dengan Pelatihan Digital bagi lebih dari 250 siswa-siswi berkebutuhan khusus dari beberapa Sekolah Luar Biasa (SLB) dan SMA di wilayah Jakarta dan sekitarnya, (12/10).
.jpg)
Program Terampil di Awan yang akan berlangsung hingga Desember 2023 menjadi bagian kolaborasi aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel dan diimplementasikan secara berkelanjutan sebagai perwujudan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.
Direktur Utama Hendri Mulya Syam menjelaskan, "Dalam mewujudkan Visi Indonesia Digital 2045, Indonesia perlu meningkatkan persentase tenaga kerja sektor teknologi informasi dan komunikasi hingga 7,3 persen dari total seluruh tenaga kerja nasional[1]. Guna mengakselerasikan pencapaian tersebut, Telkomsel berkomitmen untuk terus membuka peluang kolaborasi yang memungkinkan peningkatan literasi, kecakapan, keahlian, dan keterampilan digital masyarakat. Mengedepankan aspek ‘Social’ dalam implementasi prinsip ESG, Telkomsel berharap dukungan untuk program Terampil di Awan yang diinisiasi AWS bersama Yayasan Sagasitas Indonesia dapat memperkuat ekosistem teknologi secara inklusif, terutama di komunitas penyandang disabilitas, sekaligus memastikan pendidikan merata dan setara yang berkelanjutan, dengan memperluas akses kepada pelatihan digital dasar dan lanjutan dalam pemanfaatan teknologi komputasi awan."
Lihat Juga :