Jokowi Sentil Para CEO Jelang Pemilu 2024: Jangan Ngipasin atau Manas-manasin

Kamis, 02 November 2023 - 15:12 WIB
loading...
Jokowi Sentil Para CEO...
Beri pesan khusus kepada para pimpinan perusahaan atau CEO menjelang Pemilu 2024, Jokowi mengatakan paling penting bapak ibu jangan beli kipas gitu ngipasin, atau ibu-ibu beli kompor, manas-manasin. Foto/Dok
A A A
PENAJAM PASER UTARA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menitipkan, pesan khusus kepada para pimpinan perusahaan atau CEO menjelang Pemilu 2024 , mendatang. Jokowi mengutarakan, para pimpinan perusahaan atau CEO tidak perlu ikut memanas-manasi suhu perpolitikan.

Baca Juga: Mantan dan Ketum Jadi Timses, Kadin: Pesta Demokrasi Harus Happy, Jangan Tegang

Awalnya Jokowi menjawab mengenai kerisauan para pimpinan perusahaan mengenai keberlanjutan Ibu Kota Nusantara (IKN) usai dirinya tidak lagi menjabat sebagai Presiden nanti. Menurutnya para pengusaha tidak perlu takut, karena pembangunan IKN telah diatur Undang-undang.

"Jadi kalau ada yang khawatir apa gitu, pak nanti gak di lanjutkan? Undang-undangnya sudah ada, undang-undangnya di dukung 93% fraksi partai-partai di DPR, Apalagi?," kata Jokowi dalam sambutannya pada Forum CEO di Kawasan IKN, Penajam Paser Utara, Kamis (2/11/2023).

Baca Juga: Optimistis Pembangunan IKN Selesai, Ini Penjelasan Jokowi

Para pimpinan, kata Jokowi, tidak perlu takut apalagi menjelang pemilu serentak. Dirinya menganggap wajar adanya perbedaan pilihan. Namun, Jokowi menekankan agar para pimpinan perusahaan tidak ikut memanas-manasi jalannya pemilu.

"Takut apalagi? Takut pemilu? Ini kadang-kadang, kita ini kan sudah berapa kali pemilu langsung 2009, 2014, 2019 ya kalo mau pemilu anget-dikit, agak-agak panas gak papa. Yang paling penting bapak ibu jangan beli kipas gitu ngipasin, atau ibu-ibu beli kompor manas-manasin," kata Jokowi.

Jokowi meyakini bahwa Indonesia telah semakin dewasa dalam berdemokrasi. Rakyat, katanya, memiliki kedaulatan dan akan menentukan pemimpin ke depan.

"Kita ini saya lihat sudah semakin dewasa dalam berdemokrasi perbedaan itu biasa, beda pilihan biasa gituloh yang milih semuanya kan rakyat, kedaulatan itu ada di tangan rakyat," kata Jokowi.

"Bapak seng ganteng apapun kalau rakyat gak senang gimana? Bapak senangnya ndeso, ndeso kayak saya ini gimana? Pilihan rakyat," sambungnya.

Jokowi juga berharap para pemimpin perusahaan dan pebisnis untuk tidak serta merta mengomentari apalagi menjadi politikus.

"Persaingan, kompetisi dalam pemilu biasa-biasa aja. Gausah bapak ibu, ini biasa di bisnis, biasa di ekonomi, gausah lah belajar jadi politikus mengomentari, malah bisa keliru. Yang paling penting kita berharap semua setelah bertanding, setelah berkompetisi, kompak lagi bersatu lagi untuk negara dan bangsa yang kita cintai," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
CEO Finnet Mendorong...
CEO Finnet Mendorong CSR Jadi Pilar Memperluas Layanan Pembayaran Digital
CEO Harus Adaptif di...
CEO Harus Adaptif di Tengah Tekanan Global, Bos Finnet Buktikan Lewat Penghargaan
Kinerja Bisnis Ciamik,...
Kinerja Bisnis Ciamik, CEO Prudential Syariah Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
Ganti Dirut, GoTo Resmi...
Ganti Dirut, GoTo Resmi Angkat Hans Patuwo Jadi CEO Baru
Temui 5 CEO Terkaya...
Temui 5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8.157 Triliun
PT GLI Bantah Giorgio...
PT GLI Bantah Giorgio Antonio CEO dan Pemilik Perusahaan, Ini Klarifikasi Lengkapnya!
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Tak Hanya Mantan Presiden...
Tak Hanya Mantan Presiden dan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol hingga Eks Menlu
Rekomendasi
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Pakar Ingatkan Omongan...
Pakar Ingatkan Omongan Jokowi, Kebijakan Jangan Dikriminalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved