CEO Finnet Mendorong CSR Jadi Pilar Memperluas Layanan Pembayaran Digital

Senin, 11 Mei 2026 - 18:43 WIB
loading...
CEO Finnet Mendorong...
Di tengah laju disrupsi digital, CEO Finnet Indonesia, Rakhmad Tunggal Afifudin menekankan bahwa pertumbuhan bisnis tidak boleh dilepaskan dari tanggung jawab sosial dan lingkungan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Di tengah laju disrupsi digital yang menuntut perusahaan bergerak cepat dan inovatif, Rakhmad Tunggal Afifudin menekankan bahwa pertumbuhan bisnis tidak boleh dilepaskan dari tanggung jawab sosial dan lingkungan . Prinsip ini menjadi arah kepemimpinannya di PT Finnet Indonesia.

Di bawah arahannya, Finnet telah memperluas layanan pembayaran digital, serta juga memperkuat program CSR berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Implementasinya terlihat dari berbagai inisiatif lingkungan seperti pelepasan tukik, penanaman mangrove di pesisir, reboisasi hutan di Bandung, hingga bantuan kemanusiaan saat bencana di Sumatera.

Finnet percaya bahwa keberlanjutan bisnis harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,” tegas Chief Executive Officer at PT. Finnet Indonesia, Rakhmad Tunggal Afifudin.

Baca Juga: CEO Harus Adaptif di Tengah Tekanan Global, Bos Finnet Buktikan Lewat Penghargaan

Komitmen ini mengantarkan Finnet meraih TOP CSR Awards 2025 dan TOP Leader on CSR Commitment 2025. Rakhmad menilai penghargaan ini menjadi pengakuan bahwa kontribusi sosial Finnet berdampak nyata dan sejalan dengan prinsip ESG maupun tujuan pembangunan nasional.

Inovasi Bisnis yang Selaras dengan Dampak Sosial

Apresiasi terhadap kepemimpinan Rakhmad juga datang dari dalam ajang CEO Forum & Awards 2026. Ia menerima penghargaan Indonesia Best 50 CEO Awards 2026 – The Most Innovation. Penilaian ini menyoroti gaya kepemimpinan yang adaptif, berbasis data, serta mampu menjaga resiliensi perusahaan di tengah dinamika ekonomi.

Meski Finnet terus bertumbuh sebagai perusahaan teknologi keuangan, Rakhmad memastikan, bahwa ekspansi bisnis tetap berjalan beriringan dengan penguatan dampak sosial perusahaan.

Founder & CEO The Iconomics, Bram S. Putro menilai, di tengah era disrupsi, pemimpin korporasi tak cukup hanya mengejar pertumbuhan. "Kondisi ekonomi Indonesia saat ini menuntut CEO untuk tidak hanya fokus pada pertumbuhan, tetapi juga ketahanan (resiliensi), relevansi pasar, dan keberlanjutan bisnis," ujarnya.

Baca Juga: Tanggap Bencana Sumatera, Finnet Distribusikan Bantuan Pokok Senilai Rp180 Juta

Sebagai anak usaha TelkomGroup, Finnet memikul mandat strategis untuk meningkatkan inklusi keuangan nasional. Tugas itu dijawab dengan pengembangan ekosistem digital guna menyentuh segmen yang selama ini kurang terlayani, salah satunya Pekerja Migran Indonesia (PMI), kelompok yang berkontribusi besar pada devisa negara namun kerap kesulitan mengakses layanan keuangan dasar.

Mendorong Inklusi Keuangan bagi PMI

Sebagai bagian dari Telkom Group, Finnet memegang mandat memperluas inklusi keuangan. Salah satu fokusnya adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI), kelompok yang menyumbang devisa besar namun sering terkendala akses layanan keuangan formal.

Melalui kolaborasi dengan Koperasi Migran Indonesia Makmur Sejahtera (MIMS), Finnet menghadirkan layanan payment gateway, transfer dana, co-brand uang elektronik, sistem kasir, hingga PPOB melalui Finpay. Langkah ini ditujukan untuk mendorong kemandirian finansial pekerja migran dan keluarganya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
RSUD Tobelo Perluas...
RSUD Tobelo Perluas Akses Layanan Jantung Anak, Didukung Alat Echocardiography Bantuan NHM
PT GLI Bantah Giorgio...
PT GLI Bantah Giorgio Antonio CEO dan Pemilik Perusahaan, Ini Klarifikasi Lengkapnya!
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Rekomendasi
Masayu Anastasia Jadi...
Masayu Anastasia Jadi Dokter Forensik di Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Akui Banyak Tantangan
Lima Akomodasi di Bali...
Lima Akomodasi di Bali Ini Ramah Lingkungan, Hadirkan Sajian Organik hingga Wellness Retreat
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Berita Terkini
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved