Tingkatkan Pengelolaan Otsus, Bappenas-USAID Kolaborasi Gelar Program Magang ASN Papua Barat

Sabtu, 04 November 2023 - 12:31 WIB
loading...
Tingkatkan Pengelolaan...
Selama ini akses magang untuk ASN dari wilayah Indonesia timur memang relatif lebih terbatas. Salah satu alasannya adalah tingginya tingkat persaingan serta masih adanya kesenjangan kapasitas ASN secara nasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Kementerian PPN/ Bappenas baru saja menyelesaikan program magang ASN, kerja sama dengan proyek USAID Kolaborasi dan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Program magang angkatan pertama ini telah selesai dilakukan di Jakarta selama satu bulan, diikuti oleh 18 Aparat Sipil Negara (ASN) perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten dan Provinsi Papua Barat.

Baca Juga: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah terkait Otsus Papua Diapresiasi

Sejak 2 Oktober 2023 lalu, Peserta magang telah mendapatkan pengalaman positif dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dengan belajar dari Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan di Jakarta.

Plt. Sekretaris Kementerian Kementerian PPN/Bappenas, Taufik Hanafi menyampaikan, selama ini akses magang untuk ASN dari wilayah Indonesia timur memang relatif lebih terbatas. Salah satu alasannya adalah tingginya tingkat persaingan serta masih adanya kesenjangan kapasitas ASN secara nasional.

Baca Juga: Serius Tingkatkan Kualitas ASN, Pemerintah Terapkan Program Magang

Lebih lanjut Taufik menegaskan, inisiatif kerja sama program magang ASN bersama USAID Kolaborasi ini merupakan langkah yang baik dalam mendorong percepatan peningkatan kapasitas untuk pemerintah daerah di Tanah Papua.

“Selama program magang berlangsung, kami memfasilitasi peserta untuk belajar tentang substansi dan pengelolaan di bidang perencanaan dan penganggaran sambil bekerja di Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan. Program seperti ini sangat penting terutama dalam mempersiapkan perencanaan pembangunan jangka panjang,” ucap Taufik Hanafi usai penutupan program magang ASN.

Sementara itu, Direktur Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), Jeff Cohen menyampaikan, bahwa Pemerintah Amerika Serikat melalui USAID bangga dapat berkolaborasi dengan Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Dalam Negeri mendukung program magang inovatif ini.

“Kami berharap, peserta program magang dapat menerapkan pengalaman penting ini untuk memperkuat reformasi dan pembangunan di Papua,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Huberta Motombri, peserta magang dari Bappeda Kabupaten Teluk bintuni mengungkapkan apresiasinya terkait pelaksanaan program tersebut. “Pada saat tahu bahwa saya terpilih, saya bangga dan senang sekali bisa memiliki kesempatan belajar yang akan bermanfaat untuk kami terapkan di instansi kami nanti,” tandasnya.

Seusai magang, seluruh peserta akan kembali ke daerah asal untuk mengimplementasi rencana aksi yang telah dibuat pada akhir program dengan pendampingan dari Pusbindikatren Bappenas.

Program On the Job Training (OJT) Bappenas

Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Kementerian PPN/Bappenas menginisiasi program magang/OJT (On the Job Training) sejak tahun 2003. OJT adalah program pengembangan SDM dengan menggunakan metode belajar sambil bekerja di institusi mitra yang terkait langsung dan tidak langsung di bidang perencanaan pembangunan.

Pusbindiklatren Bappenas mengembangkan program OJT baik dari segi tema/topik, jenis, dan institusi mitra. OJT/Magang terdiri dari tiga jenis, yaitu: Reguler, Kolaborasi, dan Penelitian Kebijakan.

Secara umum, program OJT bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ASN Perencana di bidang perencanaan pembangunan melalui pengalaman bekerja secara langsung di Kementerian PPN/Bappenas maupun institusi-institusi mitra lain yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung di bidang perencanaan pembangunan.

Kolaborasi USAID

USAID Kolaborasi merupakan sebuah program peningkatan kapasitas tata kelola pemerintahan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah di Provinsi Papua dan Papua Barat selama 5 tahun pada 2022 -2027. Program ini bertujuan untuk meningkatkan optimalisasi pengelolaan dana Otonomi Khusus (Otsus) yang tepat sasaran sehingga dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

USAID Kolaborasi merupakan program hasil desain bersama dengan Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri. Program ini mendapatkan pendanaan 10 juta dolar dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui United States Agency for International Deveploment (USAID). Implementasi program dilakukan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) bersama INFID dan Yayasan Kitong Bisa (KBF).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan...
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Cair Awal Juni, Catat Tanggal Pastinya
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan...
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan Lanjut untuk 2 Bulan ke Depan
150 Ribu Peserta Magang...
150 Ribu Peserta Magang Nasional 2026 Digaji UMP, Di Jakarta Dapat Rp5,7 Juta
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Rekomendasi
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Arkeolog Temukan Wajah...
Arkeolog Temukan Wajah Asli Pribumi Eropa Barat dari dalam Gua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved