Plafon di Stasiun Kereta Cepat dan LRT Bocor Saat Hujan Deras, KAI Minta Maaf

Minggu, 05 November 2023 - 17:57 WIB
loading...
Plafon di Stasiun Kereta...
PT KAI memastikan pelayanan di Stasiun Halim untuk Kereta Cepat atau Whoosh berjalan baik, usai plafon stasiun mengalami kebocoran.Kejadian serupa juga dialami di Stasiun Cawang untuk LRT Jabodebek. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT KAI (Persero) memastikan pelayanan di Stasiun Halim untuk Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh berjalan baik, kendati plafon stasiun mengalami kebocoran saat diterjang hujan pada Sabtu malam (4/11/2023).

Kejadian serupa juga dialami di Stasiun Cawang untuk Light Rail Transit (LRT) Jabodebek . Di mana, plafon stasiun mengalami kebocoran akibat hujan deras. Baca Juga: Ini Perbandingan Tarif LRT Jakarta dan Jabodebek Beserta Rutenya

Vice President Public Relations KAI, Joni Martinus mengatakan, curah hujan yang cukup tinggi pada Sabtu malam hari di sekitar area Stasiun Kereta Cepat Halim dan Stasiun Cawang mengakibatkan plafon kedua stasiun bocor, namun kondisi tersebut tidak mengganggu area pelayanan secara keseluruhan.

"Sebagai langkah cepat, pada saat kejadian, KAI Bersama LRT Jabodebek dan KCIC telah berkoordinasi langsung dengan pihak-pihak terkait yang menjadi kontraktor pembangunan stasiun tersebut guna dilakukan perbaikan," ujar Joni melalui keterangan pers, Minggu (5/11/2023).

Baca Juga: Alamak! Kereta Cepat Tertahan 15 Menit di Tengah Perjalanan, Ini Penjelasan KCIC

Dia memastikan, pihak-pihak terkait segera melakukan investigasi dan perbaikan area yang terdampak demi kenyamanan penumpang.

Terkait kontraktor pembangunan, Stasiun LRT Jabodetabek di Cawang dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Sedangkan Stasiun LRT Halim dan Stasiun KCJB Halim ditangani PT Wijaya Karya Tbk atau WIKA.

Adhi Karya dan WIKA pun sudah mulai melakukan perbaikan pada saluran air stasiun yang terdampak hujan lebat dan diharapkan bisa selesai dalam waktu dekat.

KAI, KCIC, LRT Jabodebek bersama para kontraktor juga akan menyisir dan mengidentifikasi titik-titik lainnya di seluruh stasiun LRT Jabodebek serta stasiun kereta cepat untuk mengantisipasi kejadian serupa.

KAI pun memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. "KAI bersama pihak-pihak terkait telah melakukan komunikasi dan koordinasi serta bergerak cepat agar pelayanan dan fasilitas yang diberikan pada penumpang optimal," bebernya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Penjualan Tiket Kereta...
Penjualan Tiket Kereta di Long Weekend Capai 685.933, Ini 10 Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi
KAI Perkuat Transformasi...
KAI Perkuat Transformasi Energi Lewat Biodiesel B50
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
KAI Operasikan 39 Trainset...
KAI Operasikan 39 Trainset New Generation
Rekomendasi
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved