Ganjar Muda Padjajaran Manfaatkan Potensi Hasil Peternakan di Bogor
Sabtu, 11 November 2023 - 12:30 WIB
loading...
Ganjar Muda Padjajaran (GMP) memanfaatkan potensi hasil peternakan di Tajurhalang, Bogor, Jawa Barat. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sebagai loyalis pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, Ganjar Muda Padjajaran (GMP) mendorong warga Tajurhalang, Bogor, Jawa Barat. Para warga diberikan penyuluhan pemanfaatan potensi peternakan untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan terhadap bidang peternakan yang menjadi bagian penting dari ketahanan pangan dan juga ekonomi nasional.
Baca Juga: Ganjar: Model Penyaluran Pekerja Migran Perlu Diperbaiki
Perwakilan Koordinator Pusat GMP, Randry Adryan Setiawan mengungkapkan peternakan setidaknya memiliki sejumlah peranan penting dalam pembangunan taraf hidup masyarakat. Pertama, menyediakan pangan terutama untuk memenuhi kebutuhan rakyat akan protein hewani. Kemudian sebagai sumber pendapatan dan kesempatan kerja, hingga mengentaskan kemiskinan.
"Kita coba untuk support dengan cara memberikan penyampaian materi yang nantinya outputnya warga Desa Kampung Tonjong ini bisa bersama-sama ataupun berkolaborasi untuk bisa memanfaatkan potensi peternakan yang ada di sini yaitu tentang peternakan sapi," ucap Randry.
Kawasan Kampung Gunung sendiri memiliki potensi peternakan yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) setempat.
Penyuluhan hasil peternakan yang dipaparkan oleh peternak bersama GMP untuk warga diantaranya memproduksi susu sapi, mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik, hingga membuat biogas dari feses sapi.
Kotoran sapi merupakan komponen utama dari reaktor biogas yang bisa dimanfaatkan sebagai energi ramah lingkungan. Pemanfaatan feses sapi menjadi biogas ini diharapkan mampu memudahkan warga memenuhi kebutuhan dapur sebagai bahan bakar pengganti LPG.
Baca Juga: Ganjar: Model Penyaluran Pekerja Migran Perlu Diperbaiki
Perwakilan Koordinator Pusat GMP, Randry Adryan Setiawan mengungkapkan peternakan setidaknya memiliki sejumlah peranan penting dalam pembangunan taraf hidup masyarakat. Pertama, menyediakan pangan terutama untuk memenuhi kebutuhan rakyat akan protein hewani. Kemudian sebagai sumber pendapatan dan kesempatan kerja, hingga mengentaskan kemiskinan.
"Kita coba untuk support dengan cara memberikan penyampaian materi yang nantinya outputnya warga Desa Kampung Tonjong ini bisa bersama-sama ataupun berkolaborasi untuk bisa memanfaatkan potensi peternakan yang ada di sini yaitu tentang peternakan sapi," ucap Randry.
Kawasan Kampung Gunung sendiri memiliki potensi peternakan yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) setempat.
Penyuluhan hasil peternakan yang dipaparkan oleh peternak bersama GMP untuk warga diantaranya memproduksi susu sapi, mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik, hingga membuat biogas dari feses sapi.
Kotoran sapi merupakan komponen utama dari reaktor biogas yang bisa dimanfaatkan sebagai energi ramah lingkungan. Pemanfaatan feses sapi menjadi biogas ini diharapkan mampu memudahkan warga memenuhi kebutuhan dapur sebagai bahan bakar pengganti LPG.
Lihat Juga :