4 Perusahaan Obat Asal Israel yang Mendunia, Teratas Punya Ribuan Produk Berbeda

Jum'at, 17 November 2023 - 17:17 WIB
loading...
4 Perusahaan Obat Asal...
Ada sejumlah perusahaan obat asal Israel yang namanya sudah mendunia. Salah satunya Teva Pharmaceuticals Industries. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Ada sejumlah perusahaan obat asal Israel yang namanya sudah mendunia. Salah satunya mengklaim memiliki ribuan produk berbeda.

Pada perkembangannya, Israel juga memiliki banyak perusahaan yang cukup sukses. Dari sekian contoh, bisa diambil di sektor farmasi.

Banyak perusahaan farmasi yang diketahui berasal dari Israel. Tak hanya untuk produksi lokal, cakupan bisnisnya juga merambah negara lain. Berikut daftar perusahaan obat asal Israel yang bisa disimak.

Perusahaan Obat Asal Israel


1. Teva Pharmaceuticals Industries


Teva Pharmaceuticals Industries merupakan perusahaan multinasional asal Israel. Mengutip laman resminya, Teva didirikan di Yerusalem pada 1901.

Baca Juga Keuangan Israel Babak Belur Usai Gempur Hamas, Per Hari Rugi Rp4 Triliun

Waktu itu, para pendiri memulai operasinya dengan bisnis grosir obat-obatan skala kecil. Ketika pasar obat lokal berkembang pesat, berbagai perusahaan manufaktur farmasi di Israel terus tumbuh, termasuk Teva.

Pada kurun 1960-1980, terjadi konsolidasi dalam industri farmasi Israel. Salah satu puncaknya adalah ketika terbentuknya Teva Pharmaceuticals Industries Ltd.

Saat ini, Teva telah menjadi salah satu perusahaan farmasi terbesar di dunia. Perusahaan sendiri mengklaim bahwa pihaknya sudah memiliki sekitar 3.600 produk dan bermanfaat bagi hampir 200 juta orang di 60 negara berbeda.

Terkait konflik Hamas-Israel, Teva menyebut kondisi itu tidak berpengaruh besar terhadap perusahaan. Menurut laporan Reuters, saat ini Teva sebagai perusahaan obat kenamaan menyumbang setidaknya 2 persen dari total produksi farmasi global.

2. Taro Pharmaceuticals Industries


Berikutnya ada Taro Pharmaceuticals Industries. Perusahaan ini didirikan di Israel untuk memproduksi produk farmasi pada 1950.

Pada laman resminya, Taro memperkenalkan diri sebagai perusahaan farmasi multinasional berbasis sains. Dalam operasinya, Taro mengembangkan, memproduksi, dan memasarkan produk farmasi dengan resep generik dan bermerek.

Baca Juga Perang Israel-Hamas Ditambah Konflik Ukraina Bisa Picu Krisis Minyak 1973 Terulang

Area fokus Taro mencakup produk seperti salep pediatrik, obat cair, hingga kapsul dan tablet untuk kategori terapi dermatologis, kardiovaskular, serta anti-inflamasi. Tak hanya Israel, Taro sudah melakukan ekspansi bisnis ke Kanada (1984) hingga Amerika Serikat (1988).

3. Kamada Pharmaceuticals


Kamada Pharmaceuticals didirikan di Israel pada 1990. Pada waktu itu, tujuannya adalah mengembangkan, memproduksi, dan memasarkan obat-obatan untuk menyelamatkan orang.

Produk pertama yang diproduksi Kamada bernama Human Albumin. Pada 2005, Kamada menjadi perusahaan biofarmasi Israel pertama yang meluncur di bursa saham TASE.

4. Rekah Pharmaceutical Industries


Rekah Pharmaceutical Industries merupakan produsen obat generik asal Israel. Pada riwayatnya, dulunya perusahaan ini bermula dari sebuah apotek lokal kecil di Yerusalem sekitar awal 1980-an.

Rekah memiliki sekitar 300 produk yang tersebar menjadi beberapa jenis. Mulai dari obat generik Rx dan OTC, kosmetik kulit, vitamin, suplemen nutrisi, hingga peralatan medis inovatif.

Itulah sejumlah perusahaan obat asal Israel yang namanya mendunia.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dexa Siap Bawa OMAI...
Dexa Siap Bawa OMAI Fitofarmaka ke Pasar Global Obat Herbal
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Kembangkan Pil GLP-1,...
Kembangkan Pil GLP-1, Novo Nordisk Perkuat Dominasi di Pasar Terapi Obesitas
Geopolitik Global Bergejolak,...
Geopolitik Global Bergejolak, GP Farmasi Indonesia Perkuat Ketahanan Industri Farmasi
Strategi Bayern dalam...
Strategi Bayern dalam Dorong Pertumbuhan Bisnis Farmasi dan Sains di Masa Depan
Meningkatkan Pelayanan...
Meningkatkan Pelayanan Penanganan Diabetes Melitus Tipe 2 lewat Terapi Pengobatan Inovatif
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Ironis! Hanya 4% Warga...
Ironis! Hanya 4% Warga Israel yang Meyakini Tentara Israel Menang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved