Perekonomian Dunia Bisa Terpecah Jadi Blok-blok yang Saling Bersaing
Sabtu, 18 November 2023 - 18:01 WIB
loading...
Fragmentasi perekonomian dunia ke dalam blok-blok yang saling bersaing akan berdampak buruk terhadap perdagangan global dan stabilitas keuangan. Foto/Ilustrasi/Dok.
A
A
A
JAKARTA - Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde mengeluarkan peringatan bahwa meningkatnya ketegangan geopolitik dapat mempercepat proses deglobalisasi perekonomian dunia, yang dampaknya dapat berdampak luas bagi semua pihak.
"Ada semakin banyak tanda-tanda bahwa ekonomi global terpecah menjadi blok-blok yang bersaing," kata Lagarde pada Kongres Perbankan Eropa, yang dikutip RT, Sabtu (18/11/2023).
Baca Juga: Menlu Rusia: Dominasi Ekonomi Barat Sudah Berakhir
Menurut Lagarde, Eropa kini berada pada titik kritis, dan menghadapi serangkaian tantangan bersama, termasuk deglobalisasi, demografi, dan dekarbonisasi. Berfokus pada Eropa, ketua ECB tersebut menunjukkan adanya penurunan berkelanjutan dalam populasi usia kerja, yang akan dimulai pada awal tahun 2025.
"Ketika hambatan perdagangan baru muncul, kita perlu menilai kembali rantai pasokan dan berinvestasi pada rantai pasokan baru yang lebih aman, efisien, dan lebih dekat dengan wilayah kita. Seiring bertambahnya usia masyarakat kita, kita perlu menerapkan teknologi baru sehingga kita dapat menghasilkan output yang lebih besar dengan lebih sedikit pekerja," katanya.
"Ada semakin banyak tanda-tanda bahwa ekonomi global terpecah menjadi blok-blok yang bersaing," kata Lagarde pada Kongres Perbankan Eropa, yang dikutip RT, Sabtu (18/11/2023).
Baca Juga: Menlu Rusia: Dominasi Ekonomi Barat Sudah Berakhir
Menurut Lagarde, Eropa kini berada pada titik kritis, dan menghadapi serangkaian tantangan bersama, termasuk deglobalisasi, demografi, dan dekarbonisasi. Berfokus pada Eropa, ketua ECB tersebut menunjukkan adanya penurunan berkelanjutan dalam populasi usia kerja, yang akan dimulai pada awal tahun 2025.
"Ketika hambatan perdagangan baru muncul, kita perlu menilai kembali rantai pasokan dan berinvestasi pada rantai pasokan baru yang lebih aman, efisien, dan lebih dekat dengan wilayah kita. Seiring bertambahnya usia masyarakat kita, kita perlu menerapkan teknologi baru sehingga kita dapat menghasilkan output yang lebih besar dengan lebih sedikit pekerja," katanya.
Lihat Juga :