UMKM Binaan Pertamina Sulap Daun Nanas Jadi Barang Bernilai Ekonomi
Sabtu, 25 November 2023 - 20:27 WIB
loading...
UMKM Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina memperkenalkan produk-produk inovatif dari mitra binaan dalam Forkapnas di JCC pada 23-24 November 2023. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - UMKM Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina memperkenalkan produk-produk inovatif dari mitra binaan dalam Forum Kapasitas Nasional (Forkapnas) di Jakarta Convention Center (JCC) pada 23-24 November 2023.
Produk tersebut merupakan hasil pemberdayaan program Community Involvement & Development (CID) dari kedua entitas di bawah koordinasi Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, yaitu PHE ONJW dan Pertamina EP (PEP) Subang Field.
Salah satunya PEP Subang Field menampilkan produk eco-fashion yang dihasilkan dari pengolahan serat daun nanas oleh Kelompok Pinlefi, seperti sepatu, tas, dompet dan syals yang dikombinasikan dengan material serat nanas. Melalui program Pemanfaatan Olahan Serat Daun Nanas atau sering disebut PESONA Subang, masyarakat di Cikadu, Subang diedukasi untuk mampu mengolah limbah daun nanas yang sebelumnya hanya dibuang atau bahkan dibakar, menjadi barang bernilai ekonomi.
Baca Juga: Nicke Widyawati Kembali Masuk Jajaran 100 Most Powerful Women
Dari sampah daun nanas yang terbengkalai, masyarakat dibekali pengetahuan dan teknologi untuk mengembangkan menjadi produk yang ramah lingkungan dan berdampak positif terhadap aspek sosial dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani dan masyarakat dengan menambah pendapatan anggota kelompok Pinlefi sekitar Rp2.837.000 per orang setiap bulan.
Sementara itu, PHE ONWJ turut mengikutsertakan Kelompok Usaha Wanita Greenthink dan UMKM Karya Harapan menampilkan produk olahan dari hasil perikanan yang dikelola oleh masyarakat Cirebon dan Karawang. Produk ini tidak hanya menciptakan nilai tambah bagi produk perikanan lokal tetapi juga memberikan dukungan ekonomi kepada komunitas nelayan. Produk yang ditawarkan antara lain, Kerupuk Rajungan, Dodol Mangrove, Amplang, Kecimpring, Wedang Jahe, Abon Ikan Tengkek.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Resmi Operasikan 51 Lembaga Penyalur BBM Satu Harga Baru di Wilayah 3T
Produk tersebut merupakan hasil pemberdayaan program Community Involvement & Development (CID) dari kedua entitas di bawah koordinasi Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, yaitu PHE ONJW dan Pertamina EP (PEP) Subang Field.
Salah satunya PEP Subang Field menampilkan produk eco-fashion yang dihasilkan dari pengolahan serat daun nanas oleh Kelompok Pinlefi, seperti sepatu, tas, dompet dan syals yang dikombinasikan dengan material serat nanas. Melalui program Pemanfaatan Olahan Serat Daun Nanas atau sering disebut PESONA Subang, masyarakat di Cikadu, Subang diedukasi untuk mampu mengolah limbah daun nanas yang sebelumnya hanya dibuang atau bahkan dibakar, menjadi barang bernilai ekonomi.
Baca Juga: Nicke Widyawati Kembali Masuk Jajaran 100 Most Powerful Women
Dari sampah daun nanas yang terbengkalai, masyarakat dibekali pengetahuan dan teknologi untuk mengembangkan menjadi produk yang ramah lingkungan dan berdampak positif terhadap aspek sosial dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani dan masyarakat dengan menambah pendapatan anggota kelompok Pinlefi sekitar Rp2.837.000 per orang setiap bulan.
Sementara itu, PHE ONWJ turut mengikutsertakan Kelompok Usaha Wanita Greenthink dan UMKM Karya Harapan menampilkan produk olahan dari hasil perikanan yang dikelola oleh masyarakat Cirebon dan Karawang. Produk ini tidak hanya menciptakan nilai tambah bagi produk perikanan lokal tetapi juga memberikan dukungan ekonomi kepada komunitas nelayan. Produk yang ditawarkan antara lain, Kerupuk Rajungan, Dodol Mangrove, Amplang, Kecimpring, Wedang Jahe, Abon Ikan Tengkek.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Resmi Operasikan 51 Lembaga Penyalur BBM Satu Harga Baru di Wilayah 3T
Lihat Juga :