alexa snippet

Kuota LPG 3 Kg Membengkak, Pertamina Tanggung Rp1 Triliun

Kuota LPG 3 Kg Membengkak, Pertamina Tanggung Rp1 Triliun
Kebutuhan LPG 3 kilogram (kg) melebihi kuota APBNP 2017 yang sebesar 6,19 juta metrik ton untuk membuat beban subsidi Pertamina bertambah. Foto/Okezone
A+ A-
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengemukakan bahwa kebutuhan dan penyaluran LPG 3 kilogram (kg) tahun ini mencapai 6,29 juta metrik ton. Jumlah ini melebihi kuota yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 yang sebesar 6,19 juta metrik ton.

(Baca Juga: Atasi Kelangkaan, Pertamina Sebar 590 Ribu Elpiji 3 Kg)

Direktur Pemasaran Pertamina Muchammad Iskandar mengungkapkan, pada tahun ini diperkirakan penyaluran LPG 3 kg melebihi kuota 1,6% atau sekitar 200 ribu metrik ton. Akibatnya, perseroan pun harus menanggung terlebih dahulu beban subsidi dari kelebihan kuota tersebut.

"Kalau 1,6% kurang lebih 200 ribu metrik ton kan ya. Itu sekitar Rp1 triliun ya kekurangan pagu anggarannya. Itu yang kita khawatir. Kami perlu komunikasi dengan pemerintah," katanya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

(Baca Juga: Pertamina Klaim Stok Elpiji 3 Kg Aman)

Kendati harus menalangi terlebih dahulu beban subsidi tersebut, Pertamina memastikan tetap akan memenuhi pasokan LPG 3 kg sesuai kebutuhan. Beban subsidi ini pun tidak ada kaitannya dengan kelangkaan yang terjadi saat ini.

"Ini enggak ada kaitannya dengan langka. Tetap kita penuhi kan. Volumenya bukan terus kita rem supaya kuota, enggak. Cuma ini resikonya ada di kita, Pertamina. Khawatirnya enggak cukup anggarannya ini. Ini kan pagu anggaran kaitannya," tandasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top