KSP dan KCIC Kaji Pembangunan Stasiun Tambahan Buat KA Cepat Whoosh di Kopo
Kamis, 30 November 2023 - 14:20 WIB
loading...
Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menyampaikan, pandangannya, mengenai kemungkinan penambahan stasiun untuk Kereta Api Cepat Jakarta Bandung atau yang sering disebut Whoosh, di daerah Kopo, Bandung. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menyampaikan, pandangannya, mengenai kemungkinan penambahan stasiun untuk Kereta Api Cepat Jakarta Bandung atau yang sering disebut Whoosh , di daerah Kopo, Bandung.
Baca Juga: Mulai Desember, Harga Tiket Kereta Cepat Whoosh Naik Jadi Rp200.000-Rp250.000
Ia menyampaikan ini dalam diskusi bersama PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC), PT Kereta Api Indonesia, serta perwakilan dari Kementerian Koordinasi Bidang Maritim dan Investasi, dan Kementerian Perhubungan.
“Pilihan ini silakan ditangkap, tentunya wewenang ini ada di KCIC. Karena ini kereta cepat Jakarta-Bandung ya, harusnya berhenti benar-benar di Bandung,” kata Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko dalam keterangannya dikutip Kamis (30/11/2023).
Baca Juga: Proses Transaksi Kereta Cepat Dikuasai Bank China? Ini Kata KCIC
Mengenai konektivitas, menurut Moeldoko, upaya peningkatan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan yang akan didapat oleh penumpang Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung. Salah satunya soal ketersediaan kursi di kereta feeder saat sudah sampai di Padalarang.
Baca Juga: Mulai Desember, Harga Tiket Kereta Cepat Whoosh Naik Jadi Rp200.000-Rp250.000
Ia menyampaikan ini dalam diskusi bersama PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC), PT Kereta Api Indonesia, serta perwakilan dari Kementerian Koordinasi Bidang Maritim dan Investasi, dan Kementerian Perhubungan.
“Pilihan ini silakan ditangkap, tentunya wewenang ini ada di KCIC. Karena ini kereta cepat Jakarta-Bandung ya, harusnya berhenti benar-benar di Bandung,” kata Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko dalam keterangannya dikutip Kamis (30/11/2023).
Baca Juga: Proses Transaksi Kereta Cepat Dikuasai Bank China? Ini Kata KCIC
Mengenai konektivitas, menurut Moeldoko, upaya peningkatan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan yang akan didapat oleh penumpang Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung. Salah satunya soal ketersediaan kursi di kereta feeder saat sudah sampai di Padalarang.
Lihat Juga :