Cakupan QRIS Diperluas hingga Uni Emirat Arab, Belanja dan Travel Kian Praktis

Kamis, 30 November 2023 - 18:22 WIB
loading...
Cakupan QRIS Diperluas...
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo membawa kabar gembira terkait perkembangan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo membawa kabar gembira terkait perkembangan Quick Response Code Indonesian Standard ( QRIS ). Baru-baru ini, Indonesia menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Uni Emirat Arab (UEA) .

"Kita baru saja tanda tangan MoU dengan Uni Emirat Arab, jadi nanti kalau travel ke Dubai dan belanja segala macam bisa pakai QRIS," ujar Perry dalam Rangkaian BIRAMA "Akselerasi Ekosistem Digital melalui Perwujudan Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa" di Jakarta, Kamis (30/11/2023).

Baca Juga: QRIS Solusi Pembayaran Digital Masa Kini, Beragam Manfaat Ada di Sini

Dengan demikian, nantinya transaksi digital di Uni Emirat Arab akan semudah genggaman smartphone. "Saat ini kami masih menjajaki implementasi QRIS di Saudi, ada umroh, haji, BI Fast itu perlu perluasan," sambung Perry.

Ini juga merupakan wujud komitmen BI untuk tidak hanya memperluas jangkauan QRIS di kawasan Asia Tenggara saja. Bahkan, BI sudah mulai berencana untuk memperluas implementasi QRIS ke Jepang, China, hingga India.

Baca Juga: Belanja di Singapura Bisa Pakai QRIS Mulai Hari Ini, Makin Mudah dan Praktis

Secara bilateral, BI terus memperkuat dan memperluas kerjasama dengan bank sentral negara mitra utama Indonesia dalam perumusan bauran kebijakan moneter dan makroprudensial, kerja sama sistem pembayaran, LCT, dan BSA.

"Kerja sama bilateral secara terstruktur (Structured Bilateral Cooperation, SBC) maupun nota kesepahaman yang terjalin erat dengan bank-bank sentral negara Malaysia, Thailand, Singapura, Jepang, China, Korea Selatan, AS, dan India terus diperluas dengan negara-negara lain," sambung Perry.

Kerja sama sistem pembayaran melalui interoperabilitas QR dan fast payments dengan Malaysia, Thailand, dan Singapura akan diperluas dengan Jepang, China, India, dan Arab Saudi. Demikian pula, penggunaan mata uang bilateral melalui LCT dengan Malaysia, Thailand, Jepang, China, dan Singapura akan diperluas baik dari sisi negara mitra.

Cakupan transaksi meliputi perdagangan dan investasi, investasi portofolio dan transaksi pembayaran, maupun jumlah bank peserta yang ditunjuk (Appointed Cross Currency Dealer/ACCD).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Rekomendasi
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved