Wujudkan Kesejahteraan dan Kemandirian Masyarakat, Kemenko PMK: Perusahaan Tak Hanya Cari Untung
Selasa, 05 Desember 2023 - 14:06 WIB
loading...
Staf khusus Kemenko PMK, Ravik Karsidi menekankan, perusahaan tidak hanya mencari profit, tetapi hal penting lainnya adalah menyejahterakan masyarakat sekitar perusahaan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan tidak boleh hanya mengambil untung, tapi juga harus menyejahterakan masyarakat , termasuk warga di sekitar lokasi perusahaan.
Hal ini disampaikan Staf khusus Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Ravik Karsidi dalam sambutan di ajang Indonesia Corporate Social Responsibility (CSR) Awards (ICA) dan Indonesia Sustainable Development Goals ( SDGs ) Awards (ISDA) 2023 di Jakarta, Senin (4/12) malam.
Baca Juga: Di Hadapan PBB, Menteri Suharso Ungkap Tantangan Pendanaan untuk Capai SDGs
"Perusahaan tidak hanya mencari profit, tetapi hal penting lainnya adalah menyejahterakan masyarakat sekitar perusahaan. Pemerintah menyadari tidak mungkin pemerintah bekerja sendiri, perlu ada kolaborasi dan kerja sama dengan pihak lain, terutama program CSR dari perusahaan swasta," kata Ravik Karsidi.
Di acara yang sama, Kepala Sekretariat Nasional TPB/SDGs, Pungkas Bahjuri Ali menyampaikan, secara global perkembangan pencapaian SDGs cukup memprihatinkan. Pasalnya hanya 15% dari indikator pembangunan yang sesuai dengan jalurnya.
"Di Indonesia, 62% dari 224 indikator arahnya sudah benar, saat ini Indonesia termasuk di dalam negara-negara yang cukup progresif dalam capaian SDGs. Kita peringkat 75 dunia dalam perkembangan SDGs, ini terjadi karena kerja sama kita semua," kata Pungkas Bahjuri Ali.
Baca Juga: Kesinambungan Fiskal: Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
Hal ini disampaikan Staf khusus Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Ravik Karsidi dalam sambutan di ajang Indonesia Corporate Social Responsibility (CSR) Awards (ICA) dan Indonesia Sustainable Development Goals ( SDGs ) Awards (ISDA) 2023 di Jakarta, Senin (4/12) malam.
Baca Juga: Di Hadapan PBB, Menteri Suharso Ungkap Tantangan Pendanaan untuk Capai SDGs
"Perusahaan tidak hanya mencari profit, tetapi hal penting lainnya adalah menyejahterakan masyarakat sekitar perusahaan. Pemerintah menyadari tidak mungkin pemerintah bekerja sendiri, perlu ada kolaborasi dan kerja sama dengan pihak lain, terutama program CSR dari perusahaan swasta," kata Ravik Karsidi.
Di acara yang sama, Kepala Sekretariat Nasional TPB/SDGs, Pungkas Bahjuri Ali menyampaikan, secara global perkembangan pencapaian SDGs cukup memprihatinkan. Pasalnya hanya 15% dari indikator pembangunan yang sesuai dengan jalurnya.
"Di Indonesia, 62% dari 224 indikator arahnya sudah benar, saat ini Indonesia termasuk di dalam negara-negara yang cukup progresif dalam capaian SDGs. Kita peringkat 75 dunia dalam perkembangan SDGs, ini terjadi karena kerja sama kita semua," kata Pungkas Bahjuri Ali.
Baca Juga: Kesinambungan Fiskal: Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
Lihat Juga :